Home » Bisnis » 21 Usaha Ternak Modal 300 Ribu dalam Waktu Singkat

21 Usaha Ternak Modal 300 Ribu dalam Waktu Singkat

Usaha ternak bisa jadi solusi untuk memenuhi kebutuhan saat ini. Budidaya hewan konsumsi, hiasan atau untuk pakan adalah beberapa pilihan yang bisa digeluti. Dalam beternak pun, terkadang untuk mendapatkan omzet besar tidak memerlukan modal yang besar. Seperti pada pembahasan ukmsumut kali ini, kita akan ulik beberapa ide bisnis ternak yang bermodalkan 300 ratus ribu. Apa cukup? Iya dong, kalau tidak percaya silahkan scrool di bawah.

Menurut wikipedia, ternak merupakan hewan yang dengan sengaja dipelihara manusia sebagai sumber pangan, sumber bahan baku industri, atau pembantu pekerjaan. Sedangkan usaha ternak adalah peluang usaha yang membudidayakan hewan ternak sebagai komoditas utamanya. Usaha pemeliharaan ternak ini juga disebut sebagai peternakan yang menjadi bagian dari pertanian secara umum.

Beternak memang tergolong beresiko, karena yang dibudidayakan adalah mahluk hidup yang bisa sakit atau mati. Tapi kalau pelaksanaannya sesuai dengan prosedur, maka resiko kerugian bisa diminimalisir kok.

Cukup dengan mengeluarkan modal yang bervariasi, tergantung dari kemampuan mu. Ada yang modal 1 juta, 2 juta, 5 juta bahkan ada yang modal 500 ribu dan 300 ribu saja. Kita dapat memulai usaha ternak hewan yang menjanjikan. Asalkan telaten dan selalu menyediakan kebutuhan pakan dalam perawatannya serta senantiasa menjaga kebersihan lingkungan ternak.

Usaha Ternak Modal 300 Ribu

contoh usaha ternak 300 ribu

Kalau kamu sudah penasaran, artikel dibawah ini akan mengulas beberapa usaha ternak dengan budget tidak lebih dari tiga ratus ribu, menarik bukan ? Yuk scrool kebawah dan berikan pendapatmu setelah membacanya :

1. Ternak Kambing

Secara logika memang tidak memungkinkan untuk membeli sepasang kambing dengan harga Rp.300.000, namun beternak kambing dengan modal segitu masih dapat dilakukan. Jika kalian serius untuk mulai menekuni bidang ternak kambing namun terkendala biaya, cobalah untuk menawarkan jasa merawat kambing pada peternak kambing.

Pembayaran dapat dilakukan menggunakan sistem bagi hasil atau kalian dapat meminta jatah anak kambing yang telah lahir dari indukan. Sementara itu, uang Rp.300.000 modal awal usaha dapat digunakan untuk membeli pakan atau keperluan perawatan.

2. Itik Bebek

Bebek atau itik merupakan salah satu jenis unggas yang cukup sering dikonsumsi dan dipasarkan. Dalam memulai beternak itik, langkah pertama yang harus diambil adalah membeli sepasang itik jantan dan betina untuk dikembangbiakan.

Satu induk betina dapat bertelur mencapai 20 biji. Harga jual itik anakan atau bibit bebek mencapai Rp.10.000-Rp.15.000 per ekor. Sedangkan bila itik sudah dewasa dan dijual dalam bentukan karkas (sudah dipotong dan dibersihkan bulunya) mencapai harga Rp.35.000-Rp.43.000 per kilo. Bayangkan dengan modal Rp.300.000 saja omzet maksimal yang didapat dari modal awal mencapai 2 kali lipat hingga Rp.860.000.

3. Ikan Lele

Termasuk jenis ikan air tawar dengan kandungan gizi tinggi, lele banyak diminati kalangan peternak untuk dibudidayakan karena perawatannya tidak sulit. Ikan ini termasuk resisten terhadap beberapa jenis penyakit dan tidak membutuhkan kadar oksigen yang tinggi untuk bertahan hidup.

Harga beli bibit lele dengan ukuran 6-7 cm sebesar Rp.300 per ekor sedangkan ukuran 7-8 cm sebesar Rp.400 per ekor. Dengan mengeluarkan modal ternak sebesar Rp.200.000, kalian bisa mendapatkan bibit lele sebanyak 500-600 ekor. Sedangkan sia modal dapat digunakan untuk membuat kolam ternaknyaberbahhan dasar drum bekas atau kotak yang dilapisi terpal.

4. Ayam kampung

Ayam kampung merupakan jenis ayam yang memiliki kandungan lemak jenuh paling rendah diantara jenis ayam lain, selain itu harga per kilo ayam kampung dipasaran bisa mencapai Rp.35.000-Rp.40.000/ekor/kilogram.

Dengan harga jual yang relatif tinggi ini dapat menjadi peluang bagi peternak pemula untuk memulai usaha ternak ayam kampung. Bila kebetulan sobat ukmsumut memiliki kandang atau halaman yang luas, kalian tidak perlu memikirkan biaya untuk membuat kandang lagi.

Cukup tambahkan jaring sebagai pembatas kandang agar ayam kampung tidak pergi terlalu jauh. Harga beli indukan ayam kampung sekitar Rp.125.000 sisa modal dapat digunakan untuk membeli ayam kampung pejantan, sementara itu pakan ayam dapat dibuat dari limbah kebun seperti jagung giling, ubi yang telah dicincang dan bungkil kacang kedelai.

5. Ikan Hias

Bagi pecinta aquascape atau akuarium hias, tak lengkap rasanya bila akuarium koleksi tidak dilengkapi dengan ikan hias aneka warna.

Bisnis beternak ikan hias dapat dimulai dengan skala kecil dengan memberi beberapa ekor ikan cupang dari harga Rp.1200- Rp. 3500/ekor, lele albino Rp. 675/ekor, manfish Rp.1000/ekor, louhan Rp. 1675/ekor, moli Rp. 725/ekor, neon tetra Rp. 900/ekor dan jenis ikan-ikan lain.

6. Kelinci

Selain karena menggemaskan, kelinci banyak dipelihara karena dagingnya dapat dimanfaatkan menjadi berbagau macam olahan masakan. Tentu saja kelinci hias dan kelinci pedaging beda ras. Modal Rp.300.000 yang kalian punya dapat digunakan untuk membeli kelinci pedaging.

Harga kelinci pedaging silangan atau bligon Rp. 250.000-Rp.300.000, untuk kelinci lokal Rp. 150.000- Rp.300.000 tergantung ukurannya. Beternak kelinci tidak membutuhkan lahan luas, yang terpenting adalah selalu menjaga kebersihan kandang dan memastikan kelinci bebas dari suara bising dan polusi udara.

7. Burung Puyuh

Beternak telur puyuh dapat dimulai dengan modal Rp.300.000, karena harga bibit burung puyuh per ekor sekitar Rp. 7000- Rp. 8500. Pemberian pakan burung puyuh juga relatif mudah, biasanya pakan terbuat dari berbagai macam jenis biji-bijian berupa biji bunga matahari

Ada juga neka jenis gandum, remahan jagung kering, millet, milo dan biji safflower. Masa bertelur burung puyuh di usia 35 hari, dan masa produktif berada pada 40-50 hari. Karena bau kandang burung puyuh ini cukup menyengat, maka pastikan untuk selalu menjaga kebersihan kandang.

8. Kroto

Kroto atau telur semut merupakan salah satu jenis pakan yang baik diberikan untuk burung-burung kicauan seperti jalak, kacer, murai batu beo dan cucakrawa. Secara alami, kroto biasanya didapatkan pada pohon-pohon dengan memanjat atau menggunkan galah.

Koloni kroto dapat dibeli dari petani dengan harga per 1 liter Rp.150.000-Rp. 200.000 atau berburu langsung di alam. Kandang kroto dapat dibuat dari paralon bekas, dan protein untuk semut rangrang didapatkan dari jangkrik, cicak atau ulat.

9. Jangkrik

Usaha yang satu ini tidak perlu menggunakan lahan yang luas bahkan lahan terbuka. Untuk pemula usaha ternak jangkrik kecil-kecilan, sobat ukmѕumut butuh bahan yang dibutuhkan dalam beternak hanyalah telur jangkrik dengan harga Rp 30.000- Rp 150.000/ons, wadah telur ayam, dedak ayam, dan sayur-sayuran.

10. Keong Mas

Salah satu sumber alternatif protein yang mudah ditemukan dan memerlukan biaya yang relatif murah adalah keong mas. Hewan yang satu ini sering dijumpai di sekitar sawah dan menjadi hama pengganggu padi.

Ternyata setelah diketahui manfaat dan kandungan gizinya, untuk beternak keong mas hanya membutuhkan kolam terpal, bibit keong dan pakan tanaman yang dapat berasal dari tanaman apapun misalnya genjer, kangkung bahkan kubis. Modal budidaya yang tidak lebih dari Rp. 300.000 akan mendapat keuntungan bila keong sudah panen.

11. Ulat Sutra

Dikenal karena memiliki nilai ekonomis tinggi, siapa sangka dengan uang Rp. 300.000 saja pemula dapat melakukan budidaya ulat sutra. Rincian modal untuk memulai bisnis ternak ulat sutra adalah dengan menyiapkan kotak ulat yang dapat menampung sekitar 25.000 telur ulat

Kotak tersebut dapat dibeli dengan harga Rp. 50.000, kemudian menyiapkan pakan daun murbei sekitar 7000 batang, total modal yang dibutuhkan dalam satu kali budidaya adalah Rp.150.000 dengan waktu panen 27-30 hari. Dalam satu kotak menghasilkan 38-40 Kg kepompong dan harga jual /Kg adalah Rp. 41.000.

12. Ternak Udang

Permintaan akan seafood tidak pernah menurun dan banyak yang mulai menggemari bahan makanan hasil perairan terutama sejak ada slogan ‘ayo makan ikan’. Udang sangat cocok diolah menjadi berbagai macam jenis masakan, terutama udang galah yang memiliki ukuran relatif besar.

Paling tidak yang harus dipersiapkan untuk beternak udang galah adalah kolam udang yang dapat terbuat dari terpal, sirkulasi oksigen dalam air, pakan, serta bibit udang dengan harga juvenile (udang kecil) Rp. 40/ekor hingga bibit udang dengan ukuran 7-10 cm seharga Rp. 450/ekor.

13. Ayam Boiler

Bisnis beternak ayam pedaging atau boiler dapat dimulai dalam skala kecil-kecilan dengan membangun kandang disekitar halaman rumah, pemberian dedak dan vitamin secara rutin dan menjaga kebersihan kandang sangat penting untuk menghindari kemungkinan terserangnya patogen. Bibit ayam boiler untuk wilayah Jawa sekitar Rp. 8000-Rp.10.000/ekor dan wilayah luar Jawa Rp.10.100-Rp.18.600/ekor.

14. Ayam Petelur

Siapa yang tidak butuh telur ? pastinya telur ayam merupakan salah satu komoditi utama yang dapat mempengaruhi stabilitas pangan pasar. Ada beberapa aspek yang penting untuk diketahui sebelum memutuskan untuk beternak ayam petelur.

Yang pertama adalah pemilihan rasa yam, kedua kondisi fisik ayam, dan yang terakhir adalah riwayat penyakit indukan. Dengan melakukan seleksi pada bibit ayam petelur, maka telur yang dihasilkan juga akan memiliki kualitas baik. Harga bibit ayam petelur dibanderol dengan Rp. 7.800- Rp. 11.500 dan harga di luar Jawa Rp. 10.100- Rp. 18.400.

15. Budidaya Belut

Dalam beternak belut, langkah awal yang harus kalian lakukan adalah menentukan lokasi ternak. Normalnya, dalam jarak 1 meter dapat menampung belut dari 50 hingga 100 ekor. Pakan belut dapat terbuat dari berbagai macam hewan yang mudah ditemui seperti bekicot, katak dan ikan kecil. Harga bibit belut sendiri Rp. 90.000 dengan isi 130-180 ekor belut.

Adapun contoh budidaya lainnya yang bisa kamu coba, diantaranya adalah sebagai berikut :

16. Kutu Air untuk Pakan

Tidak banyak yang mengetahui prospek ternak Kutu air ini. Hewan kecil ini hidup di air tawar dan termasuk dalam klasifikasi makhluk zooplankton yang memiliki ukuran sangat kecil dengan bentuk tubuh hampir menyerupai udang. Kamu bisa budidaya kutu air dengan modal 300 ribu saja. Kutu air bisa dijadikan sebagai makanan hidup yang sering digunakan untuk akan ikan hias.

17. Cacing tanah untuk Industri

Cacing tanah punya cukup banyak manfaat, seperti pakan ikan, pakan ternak, obat pereda demam dan penurun panas. Di beberapa Negara, cacing tanah juga digunakan untuk obat dan campuran kosmetik. Tingginya permintaan akan cacing tanah ini, bisa sobat ukmsumut lirik. Hal ini untuk melakukan bisnis cacing tanah dan membudidayakannya juga cukup mudah. Cacing tanah basah bisa dijual dengan harga Rp 80.000 hingga Rp 90.000 per kilogramnya.

18. Burung Emprit Hias (Finch)

Burung emprit di sawah terkenal sebagai hama. Tapi burung emprit hias punya pangsa pasarnya tersendiri lho. Pipit, emprit atau bondol adalah burung kecil pemakan biji-bijian yang persebarannya di wilayah tropis, termasuk di Indonesia. Banyak peminat burung ini yang dijadikan sebagai burung hias atau isian untuk burung kicau.

19. Ikan Cupang Kontes

Ikan cupang hias atau ikan cupang kontes memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai komoditas yang memberikan cuan. Saat ini peminat ikan cupang cukup banyak dan harga yang cukup stabil di pasaran. Ikan cupang cukup gampang dipelihara dan diternakkan, karena tidak memerlukan lahan atau tempat yang luas untuk membudidayakannya.

20. Ulat Hongkong

Ulat hongkong bisa dijadikan sebagai pakan untuk hewan peliharaan, misalnya burung kicau, ikan hias, landak, reptil dan sebagainya. Kategori ternak ulat ini cukup menjanjikan. Ulat hongkong punya kandungan nutrisi yang sangat baik. Sehingga bisa menjadi favorit dan dimanfaatkan untuk berbagai pakan hewan atau extra fooding.

21. Belut

Tingginya minat masyarakat dalam mengkonsumsi belut membuat permintaan belut juga cukup banyak. Jika dijadikan usaha, prospek keuntungan budidaya belut terbilang cukup besar.

Kebanyakan pembudidaya pemula masih belum mengetahui bagaimana cara membudidayakan belut secara benar. Umumnya ada dua teknik budidaya belut, menggunakan air jernih atau lumpur. Kamu bisa googling untuk teknik budidaya nya secara mendetail.

Kata Akhir

Memilih untuk budidaya atau ternak hewan memang memiliki peluang yang cukup menjanjikan buat sobat ukmsumut. Umumnya, budidaya yang dilakukan dalam skala kecil memiliki modal dengan biaya rendah.

Budidaya modal kecil ini juga relatif mudah dan terbilang jauh lebih menguntungkan jika dibandingkan dengan beberapa proyek bisnis besar lainnya. Semoga membantu, jangan lupa untuk klik tombol share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian.

Reza Harahap

Reza Harahap adalah owner UKMSUMUT. Seorang Blogger, Youtuber dan Investor. Senang belajar bisnis keuangan. Website ini memberikan peluang usaha, ide bisnis, finansial, tutorial, pekerjaan dan contoh informasi yang berguna lainnya

Share on: