7 Usaha Sampingan di Rumah Dengan Modal Kecil untuk Karyawan

Ketika mendengar bisnis sampingan, apa yang ada di benak kita adalah omset yang yang lebih kecil dari gaji utama yang kita peroleh setiap bulan. Namun tidak jarang bisnis sampingan yang dikelola dengan sungguh-sungguh bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar dari gaji utama yang diperoleh seorang karyawan misalnya

Oleh karena itu jangan menyepelekan untuk memulai bisnis sampingan. Namun kebanyakan dari kita sering bingung hendak memulai bisnis apa.

bisnis sampingan

Atau ada yang beralasan tidak memiliki modal untuk mencoba bisnis. Banyak jalan menuju Roma. Banyak ide kreatif jug yang bisa kamu kembangkan jadi bisnis meski hanya butuh modal sedikit. Setidaknya ada 7 usaha sampingan tanpa perlu menggelontorkan banyak uang yang bisa kamu coba, berikut diantaranya :

 

1. Jualan makanan sarapan

Dari Riset Kesehatan Dasar (RKD) terbaru, sebanyak 59% penduduk Indonesia tidak pernah sarapan pagi. Alasannya beragam, mulai dari anak sekolah yang harus berangkat pagi, mahasiswa yang enggak bisa masak, pegawai kantoran yang harus bergegas sebelum berjubel dalam kereta, karyawan yang anti macet macetan, sampai sesederhana minimnya penyedia sarapan di pagi hari atau kalaupun ada masih susah cari uang kembalian karena baru sedikit pembeli yang datang.

Ada segudang alasan yang mungkin sebetulnya terkesan sepele tetapi menyebabkan banyak dari mereka abai memberi perhatian pada suara keroncong perut. Justru disinilah peluang menarik yang bisa kamu manfaatkan. Kalau perlu kamu sediakan jasa layanan pesan antar sarapan, biar masyarakat kekinian yang serba instan itu enggak lagi merasa kerepotan.

 

2. Jasa Laundry

Harga salah satu detergen cair 800 ml di warung paling mahal 20 ribu, bisa untuk mencuci lebih dari sebulan. Sedangkan patokan umum harga laundry 1 kg sekitar 6 ribu, dalam seminggu biasanya ada 4 kg, berarti 24 ribu dalam seminggu.

Bayangkan, sejauh itu selisih keuntungan yang mungkin didapat masih dalam hitungan kasar. Paling paling yang perlu kamu tambahkan biaya listrik mesin cuci dan setrika, air, dan pewangi. Sama seperti bisnis sarapan, kamu juga bisa loh menyediakan jasa layanan antar laundry untuk memudahkan pelangganmu sehingga bukan hanya penghuni setempat saja yang menikmati jasa laundry yang satu ini.

 

3. Jasa desain grafis

Tuntutan era yang serba digital seperti sekarang mendorong semakin banyak institusi makin peduli dengan bagaimana citra perusahaannya dalam bingkai media sosial. Kamu tidak harus terikat dengan satu perusahaan dan bekerja secara penuh waktu. Kamu bisa mulai coba jadi freelancer misalnya.

Tambahan lagi, jasa desain grafis memang membutuhkan jam kerja yang tinggi. Semakin sering kemampuanmu digunakan maka semakin terasah dan bagus pula hasil pekerjaanmu. Selain itu, umumnya perusahaan jelas akan mengutamakan mereka yang telah memiliki banyak karya ketimbang desainer amatiran.

 

4. Jadi social media manager

Zaman sekarang, media sosial rasanya jadi bagian tak terlepaskan dalam kehidupan setiap harinya. Entah jadi ajang pamer, sarana berbagi, media komunikasi, atau sekian lainnya kegunaan yang ditawarkan. Untuk jadi social media manager, modal yang kamu perlukan umumnya adalah analisis data serta waktu untuk mengatur media sosial.

Tugas kamu biasanya tidak jauh dari membuat konten dan membuat hitungan jumlah followers semakin melesat naik. Cari ide sekreatif mungkin bagaimana caranya menarik minat banyak orang dengan produk yang tengah kamu tawarkan.

 

5. Jasa les privat

Les privat ini tidak hanya terbatas pada akademis seperti mengajar mata pelajaran sekolah atau untuk ujian. Kamu bisa coba jadi ajarkan berbagai hal yang kamu rasa kamu cukup mahir untuk membagikan ilmu yang telah kamu miliki.

Kamu bisa menawarkan apapun bidang keahlianmu, mulai dari les gitar, renang, sastra jerman, sampai belajar Alquran. Benar benar sedikit modal yang perlu kamu sisihkan bahkan bisa dibilang tanpa modal. Paling paling ongkos transportasi.

 

6. Mengembangkan blog

Mungkin kejauhan kalau berkaca dari Raditya Dika, tetapi percayalah rajin nge-blog benar benar bisa jadi peluang nyata kamu mendapatkan cuan. Bisa jadi ajang kamu melatih kemampuan menulis serta menaikkan personal branding kamu.

Dari situ, boleh jadi ada media yang tertarik mengajak kamu untuk kerja bareng. Kalau blog kamu sudah ramai pengunjung, bahkan kamu bisa menawarkan kerjasama content placement atau menaruh iklan pada blog pribadimu.

 

7. Menjual produk di marketplace

Marketplace yang tengah naik daun di tanah air memang menggiurkan bagi para pelapak. Kamu tidak perlu repot merancang website kamu sendiri dari nol serta bersusah payah mengajak masyarakat mengunjungi website bisnismu.

Kamu cukup memanfaatkan marketplace yang tengah dipercaya masyarakat sebagai jembatan simbiosis mutualisme antara kamu dengan pelanggan. Bahkan kamu bisa mulai dari menjual barang bekas bagus yang sudah tidak terpakai. Sama sekali tidak membutuhkan modal kan?

 

Kesimpulan

Tujuh alternatif di atas jelas hanya sebagian kecil dari sejuta cara yang mungkin kamu bisa lakukan dengan modal kecil. Tergantung bagaimana kamu merealisasikannya. Tak ada yang pernah tahu masa mendatang. Boleh jadi kamu entah jadi seorang ahli atau jadi juragan di masa depan dari usaha kecil kamu ini.

Yang penting, kamu perlu rutin mengembangkan serta memperbaikinya. Saat usaha kamu sudah besar nanti dan butuh modal yang lebih banyak lagi, kamu bisa mengajukan pembiayaan bisnis kecil-mu. Intinya, jangan sampai menyerah atau bahkan berhenti di tengah jalan.