8 Perbedaan Bisnis Modern dan Tradisional, Kelebihan dan Keuntungannya

Apa perbedaan antara bisnis modern dan tradisional? Seperti yang kita ketahui, bisnis modren (mencakup bisnis online) sudah menguasai pasar saat ini. Kali ini, UKMSUMUT akan membahas yang namanya perbedaan dan persamaan antara kedua jenis bisnis ini.

Apa contoh bisnis tradisional dan apa contoh bisnis modren?  Disini kita juga akan membahas mengenai perbedaan sistem marketing antara bisnis tradisional dan modern, beserta keuntungan dan kerugian yang didapatkan apabila merintis bisnis tradisional dan modren.

Baca juga : 7 Kesalahan Rencana Bisnis Usaha dan Cara Mengatasinya

Bisnis sudah ada sejak manusia diciptakan. Sistem bisnis terus-menerus mengalami perkembangan seiring dengan majunya zaman. Saat ini Bisnis yang sangat digandrungi adalah bisnis online yang memanfaatkan jaringan internet dan penggunaan smartphone.

 

Pengertian usaha tradisional dan modern

bisnis tradisional modern

Apa yang dimaksud dengan bisnis tradisional? Bisnis tradisional adalah bisnis yang dikelola menggunakan sistem ekonomi tradisional di mana setiap aktivitas perekonomian dilakukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan melakukan kebiasaan atau tradisi turun temurun. Bisnis tradsional dilakukan untuk memenuhi kebutuhan hidup, minim manajemen dan berdasarkan kekeluargaaan.

Apa yang dimaksud dengan bisnis modern? Bisnis modern adalah bisnis yang menggunakan sistem ekonomi kapital, yang memiliki ciri-ciri spesialisasi saling ketergantungan dan berproduksi secara massal. Bisnis Ini tujuan utamanya adalah profit atau keuntungan. Bisnis modren cenderung memiliki kapasitas dan skala usaha yang lebih luas, dengan jangkauan setiap kota atau bahkan setiap negara.

 

Keuntungan dan kerugian bisnis tradisional dan modern

Lalu Apa keuntungan dan kerugian dari penerapan bisnis tradisional dengan bisnis modern? Setiap bisnis yang diambil tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seperti misalnya bisnis tradisional dengan pola kekeluargaan, tentunya bisnis seperti ini sangat sulit dan tidak mudah untuk mengalami konflik internal dalam suatu bisnis.

Sementara bisnis modern yang cenderung bertujuan untuk mencari profit, lebih rentan untuk mengalami konflik internal dan dampak negatif yang ditimbulkan dari limbah Atau sisa dari produksi karena sudah melakukan kegiatan bisnis dalam skala besar.

Baca juga : Cara Memaksimalkan Keuntungan Bagi Reseller tanpa Banting Harga

Namun kelebihan bisnis modern tentunya memiliki efektivitas dan efisiensi yang tinggi, karena menggunakan manajemen dan teknologi terbaru untuk produksi barang atau jasa. Selain itu bisnis modern juga dapat menjadi solusi bagi tingginya Pengangguran karena dapat menyerap tenaga kerja yang jauh lebih besar.

 

Perbedaan bisnis tradisional dan modren

Sampai kita pada materi inti mengenai perbedaan yang signifikan antara bisnis tradisional dengan bisnis modern. Apa saja yang membedakan bisnis tradisional dengan bisnis modern? Secara umum yang membedakan antara bisnis ini adalah skala usaha dan juga pola manajemen-nya. Untuk lebih lengkapnya, mari kita simak di bawah ini :

 

Pola merintis dan mengembangkan bisnis

Dari segi pembangunan bisnis, pelaku bisnis tradisional cenderung merintis bisnisnya dengan kemampuan apa adanya sesuai dengan modal yang dia miliki. Sementara atau bisnis modern akan mencari sumber investor yang bisa membantunya merintis usaha, yang kemudian memulai bisnis berdasarkan masalah yang dialami apa yang ditemukan serta memberikan solusi kepada lingkungan

 

Segi pelayanan terhadap konsumen

Ketika berbicara mengenai konsumen atau pelanggan pebisnis tradisional lebih sering memenuhi berbagai permintaan konsumen yang dirasa cukup penting sehingga produk yang dihasilkan lebih bervariasi berdasarkan permintaan dari konsumen. Sedangkan pebisnis modern melayani konsumen dengan cara pemberian solusi yang terbaik, bukan dengan memberikan apa yang konsumen mau secara teknis

 

Dari segi Mitra bisnis

Dalam bisnis tradisional lebih sering mengandalkan keluarga atau orang yang dikenal untuk saling bermitra, sehingga kegiatan bisnis dinilai tidak efektif dan efisien serta profesional. Sedangkan untuk bisnis modern lebih suka untuk mempekerjakan orang-orang yang profesional begitu juga dengan mencari klien atau Mitra bisnis.

 

Dari Aspek harga

Dari segi harga bisnis tradisional memiliki kelebihan karena memang menggunakan modal dan sumber daya yang relatif lebih sedikit dibanding dengan bisnis modern. Harga yang ditawarkan bisa sangat bervariasi namun secara keseluruhan bisnis tradisional lebih menawarkan harga yang lebih terjangkau.

Baca juga : Peluang Bisnis untuk Lulusan Teknik Sipil yang Prospektif di masa depan

 

Jenis barang atau jasa

Dari segi barang atau jasa yang ditawarkan, bisnis tradisional memberikan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara luas, sementara bisnis modern memberikan apa yang dibutuhkan oleh pangsa pasar yang lebih luas. Sementara produk yang ditawarkan oleh bisnis modern lebih bervariasi, dan terdapat juga barang yang berasal dari luar negeri atau barang impor.

 

Terdapat perbedaan pemasaran modren dengan pemasaran tradisional

Salah satu aspek yang paling menonjol yang membedakan antara bisnis modern dengan bisnis tradisional adalah dari segi marketing. Pada dasarnya marketing tradisional adalah marketing yang dilakukan sebelum adanya jaringan internet, dan minim manajemen.

Sementara pemasaran modern lebih mengandalkan jaringan internet yang biasa kita sebut sebagai pemasaran online. Marketing yang menggunakan strategi seperti pembuatan website, pengoptimalan SEO pembuatan iklan banner dan optimasi media sosial.

 

Dari segi skala usaha

Umumnya, bisnis dengan orientasi tradisional memiliki skala dan omset usaha yang relatif lebih kecil dibanding dengan bisnis yang modern. Hal ini karena perbedaan pola pikir pemiliknya serta adanya penunjang modal dan manajemen bisnis yang lebih matang pada bisnis modern. Namun tidak menutup kemungkinan bisnis tradisional bisa berubah menjadi modern apabila dilakukan restrukturisasi, sehingga merubah orientasi bisnis nya menjadi lebih baik lagi.

 

Dari segi manajemen bisnis

Seperti yang dikatakan sebelumnya, manajemen bisnis adalah salah satu modal yang paling penting untuk memulai bisnis. Dan ini yang membedakan antara bisnis tradisional dengan bisnis modern. Bisnis tradisional, tidak memiliki manajemen yang matang, cenderung memiliki rencana bisnis jangka pendek, tidak ada evaluasi setelah sekian lama bisnis berjalan, dan sebagainya. Berbeda dengan bisnis modren yang memang sudah matang dalam hal manajemen internal-nya.

 

Baca juga : Peluang Bisnis uuntuk Penyandang Disabilitas yang Prospektif

Demikian yang bisa mimin UKMSUMUT sampaikan, mengenai beberapa perbedaan antara bisnis tradisional dengan bisnis modern yang harus kamu ketahui. Semoga materi diatas dapat menjadi referensi bagi kalian. Jangan lupa untuk tekan tombol share dan bagikan konten ini di sosial media kalian, Terima kasih