Pengertian Regulasi Bisnis, Manfaat dan Contoh dalam Kegiatan Usaha

Apa itu regulasi bisnis? Ketika kamu mendengar kata regulasi maka yang terbesit dalam pikiran mu adalah aturan atau kebijakan. Dalam hal ini adalah kebijakan yang menyangkut tentang bisnis. Pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai materi regulasi bisnis, apa manfaat dan contohnya dalam kegiatan bisnis tersebut.

Regulasi merupakan suatu upaya pengendalian perilaku manusia dalam hal ini pelaku bisnis dengan rumuskan suatu aturan atau pembatasan. Indonesia kita mengenal adanya instrumen hukum seperti undang-undang, Peraturan Pemerintah ataupun peraturan pemerintah pengganti undang-undang.

Secara lebih definitif regulasi bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan ataupun etika yang harus dihormati oleh para pelaku bisnis dalam suatu wilayah ketika menjalankan operasional bisnisnya.

BACA : 32 Ide Usaha Baru, Unik dan Sedikit Gila, Patut Anda Coba!

Ada berbagai macam jenis regulasi bisnis seperti hukum merek, Perlindungan Konsumen, larangan praktek monopoli, adanya hukum dagang, serta adanya kewajiban pengusaha yang menjadi kesepakatan bersama.

 

Apa saja contoh regulasi bisnis itu?

manfaat regulasi bisnis

Bentuk-bentuk dari regulasi bisnis yang ada di Indonesia diantaranya adalah sebagai berikut :

 

Regulasi bidang hukum dagang

Hukum dagang adalah hukum yang mengatur segala aktivitas perdagangan bisnis pada satu wilayah. Di Indonesia hukum dagang diatur dalam KUHD. Yang menjadi subjek hukum dagang berdasarkan KUHD pasal 2 sampai 5 adalah pedagang yang kemudian dengan istilah perusahaan baik itu perorangan ataupun badan hukum.

Kemudian objek hukum dagang sama dengan objek hukum perdata yaitu segala benda atau hak yang dapat dimiliki oleh subjek umum. Adapun perbedaannya adalah objek dagang harus dapat diperdagangkan atau diusahakan terlebih dahulu dalam mencari keuntungan.

 

Regulasi bisnis dalam aspek merek atau brand

Seperti yang kita ketahui merek atau brand adalah salah satu identitas suatu bisnis yang menjadi salah satu kekayaan intelektual yang harus dilindungi. Merek merupakan tanda yang berbentuk gambar, nama, kata, huruf, angka, susunan warna bisa juga gabungan antara unsur-unsur tersebut yang punya daya pembeda dan digunakan untuk kegiatan bisnis barang atau jasa.

Baca juga : Cara Komunikasi Bisnis yang Efektif untuk Mengembangkan Usaha

Merek dapat dibagi dua yaitu merek dagang dan merek jasa. Merek dagang dipergunakan untuk barang yang diperdagangkan oleh pihak tertentu sementara merek jasa adalah merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh pihak tertentu. Berikut adalah beberapa peraturan di Indonesia yang mengatur tentang merek :

UU No 15 tahun 2001 tentang merek
UU No 23 tahun 1993 tentang tata cara permintaan perbandingan merek
PP No 24 tahun 1993 tentang kelas barang dan jasa
PP No 7 tahun 2005 tentang komisi banding merek
PP No 51 tahun 2007 tentang indikasi geografis

 

Regulasi bisnis dalam perlindungan konsumen

Tidak hanya produsen yang dilindungi, konsumen sebagai target bisnis juga harus mendapatkan perlindungan dari pemerintah. Regulasi bisnis ini diatur dalam undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 mengenai Perlindungan Konsumen.

Terdapat dua jenis Perlindungan Konsumen yaitu perlindungan preventif dan perlindungan kuratif.

Perlindungan preventif diberikan kepada konsumen yang akan membeli atau menggunakan suatu barang atau jasa, mulai melakukan proses pemilihan sejumlah barang /jasa, selanjutnya memutuskan untuk membeli dan menggunakan barang tersebut.

Sementara perlindungan kuratif diberikan kepada konsumen, sebagai akibat dari penggunaan atau pemanfaatan barang / jasa tersebut oleh konsumen.

 

Regulasi pelarangan praktek monopoli

Mengapa monopoli harus dilarang dan diatur oleh pemerintah? Karena monopoli dapat menyebabkan perusahaan berkuasa dan semena-mena menentukan harga kepada konsumen. Praktek monopoli merupakan terjadinya fokus kekuatan ekonomi pada satu atau lebih pelaku usaha, yang membuat mereka bisa dengan mudah menguasai produksi serta pemasaran atas barang atau jasa tertentu, hal ini akan mengakibatkan persaingan bisnis tidak sehat dan rentan dengan kepentingan satu perusahaan saja.

Baca juga : Tips Meraih Profit dari Cryptocurrency dan Blockchain

Regulasi bisnis yang mengatur mengenai pelarangan monopoli di Indonesia adalah undang-undang nomor 5 tahun 1999 yang bertujuan untuk menjaga kepentingan umum, mewujudkan iklim usaha yang kondusif, mencegah praktik monopoli serta terciptanya efektivitas dan efisiensi usaha.

 

Apa manfaat regulasi bisnis?

UKMSUMUT akan menjelaskan mengenai manfaat regulasi bisnis kali ini. Seperti yang kita ketahui penggunaan regulasi bisnis bukan tanpa tujuan, karena regulasi dibuat untuk mengatur beberapa aspek agar tercipta kondisi ekonomi dan kondisi bisnis yang ideal.

Manfaat regulasi bisnis di bidang hukum dagang adalah untuk mencegah terjadinya kecurangan dan permainan pasar pada aktivitas perdagangan bisnis di suatu wilayah.

Manfaat regulasi bisnis di bidang perlindungan konsumen adalah untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada konsumen untuk membeli dan menikmati produk dari produsen serta menjamin keselamatan konsumen dalam penggunaan pemakaian dan pemanfaatan barang atau jasa yang dikonsumsi atau digunakan

Manfaat regulasi bisnis di bidang praktek larangan monopoli adalah untuk menjaga kepentingan umum dan meningkatkan efisiensi ekonomi nasional, mewujudkan suasana bisnis yang kondusif dengan adanya aturan persaingan usaha yang sehat, serta untuk menciptakan efektivitas dan efisiensi usaha

Adapun manfaat regulasi bisnis di bidang perlindungan merek atau brand, untuk melindungi kekayaan intelektual yang dimiliki oleh pemilik bisnis berupa non material. Hari ini juga akan meminimalisir terjadinya konflik atau persengketaan di bidang kekayaan intelektual.

 

BACA : Teknik Lobby dan Negosiasi dalam Bisnis beserta Contohnya

Demikian materi pembahasan dari UKMSUMUT mengenai pengertian regulasi bisnis, manfaat serta contohnya dalam kegiatan usaha. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita semua. jangan lupa untuk tekan tombol share di bawah, dan bagikan materi ini di sosial media kalian. Terima kasih