Cara Mengembangkan Bisnis UKM di Daerah Pedesaan

Memulai usaha kecil menengah (umkm) bagi pemula, memang seringkali membingungkan. Bagi kamu  yang tinggal di daerah pedesaan atau pinggiran kota, apabila ingin mengembangkan usaha, maka bisa membaca tips dan panduan dari ukmsumut dibawah ini, tentang bagaimana sih langkah untuk meningkatkan omset bisnis dari yang awalnya kecil hingga memiliki cabang dimana mana.

Sebenarnya panduan tips yang pertama untuk memulai usaha sangatlah mudah. Yang dibutuhkan hanya dengan mempunyai motivasi dan perencanaan yang matang. Untuk permasalahan modal itu bisa dibilang faktor kedua atau ketiga. Karena percuma saja kamu punya modal tetapi tidak berhasil karena kurang motivasi dalam berbisnis atau berusaha.

Karakter orang batak, sebagai contoh pada umumnya memang keras dan pantang menyerah. Hal ini bernilai positif bagi kelangsungan bisnis dan usaha secara jangka panjang. Atau orang minang yang memiliki prinsip bisnis yang ulet,  juga cenderung untuk lebih terbuka dengan inovasi bisnis yang nantinya akan mendukung terciptanya produk baru yang disukai banyak orang.

Baca juga : 18 Peluang Bisnis Ibu Rumah Tangga Tanpa Ribet ini Patut Dicoba

Kamu harus memulai dengan perencanaan matang, kemudian tentukanlah  ide usaha kecil yang akan digeluti. Lakukan riset pasar untuk menentukan segmen pasar kamu. Jangan menunggu lama lagi, segera mulai bisnis sekarang juga. Semakin cepat semakin baik.

Berikut adalah beberapa tips untuk memulai bisnis ukm di daerh pedesaan dan sekitarnya, check these out!

 

1. Menemukan Ide dan Konsep Bisnis

Ada baiknya sebelum memulai bisnis ini, kamu harus mencari referensi dan ide yang tepat mengenai bisnis apa yang akan menjadi dan sedang trend sekarang ini di kota medan.

Lakukan riset pasar, temui masyarakat secara langsung dan minta pendapat mereka mengenai hal apa saja yang paling dibutuhkan namun memiliki pasar yang kurang untuk tersedianya kebutuhan mereka tersebut. Dengan demikian, kamu bisa merumuskan mengenai bisnis ukm yang paling tepat.

 

2. Mengerjakan promosi dan branding

Bisnis ukm juga membutuhkan yang namanya branding, sesuatu yang dijadikan sebagai identitas suatu bisnis mu. Buatlah brand yang sederhana, mengena dan muda dihapal. Branding adalah proses pengembangan brand, yang bisa mendonkrak bisnismu supaya lebih terkenal.

Kombinasi metode promosi juga harus dilakukan, antara promosi konvensional yang mengadalkan jaringan, biasa juga disebut promosi offline, dan juga promosi online menggunakan jaringan internet, seperti lewat media sosial facebook, instagram, youtube dan e-commerce.

 

3. Melakukan inovasi secara berkala

Yang namanya bisnis ukm, selalu membutuhkan kreatifitas, sentuhan inovasi supaya produk yang ada tidak pasaran. Paling tidak kamu harus bisa membuat produkmu terlihat berbeda, baik dalam hal packaging, branding, atau metode pemasaran dan sebagainya.

Inovasi juga tidak hanya sebatas hal yang dilihat saja, tetapi juga bisa dalam bentuk pelayanan yang memuaskan, tepat sasaran dan memberikan solusi dari apa yang menjadi problematika dari banyak orang. Jadi, apakah kamu bersiap untuk berinovasi untuk bisnis ukm mu?

 

4. Mencari Parner Bisnis yang Dapat dipercaya

Bila kamu adalah jenis orang yang tidak suka bekerja sendirian, maka menjadi rekan bisnis adalah pilihan yang terbaik. Kamu harus membicarakan mengenai modal, rencana dan kebijakan bisnis terhadap partner kamu tersebut. Carilah orang yang memiliki visi dan misi yang sama dengan kamu. Juga jangan bekerja sama dengan orang yang tidak profesional dan tidak dapat dipercaya. Karena ini menyangkut nyawa bisnis kamu kelak.

Baca juga : 12 Jenis Instrumen Investasi untuk Mahasiswa yang Menguntungkan

 

5. Fokus Bekerja dan Disiplin

Bekerja keras adalah bagian dari proses bisnis yang amat panjang dan melelahkan. Namun inilah yang membedakan antara pebisnis sukses dengan pebisnis amatiran. Banyak dari pebisnis awal baru menghadapi masalah sedikit saja sudah mulai menyerah. Perlu diketahui pebisnis sukses seperti Jack Ma (pemilik Alibaba) memulai bisnisnya dari nol hingga menjadi orang paling kaya di China.

 

6. Memberikan Kualitas dan Pelayanan Terbaik

Karena kamu bukanlah satu satunya yang berbisnis seperti itu, kamu memiliki saingan atau kompetitor yang menjadi lawan bisnis kamu. Oleh karena itu, memberikan nilai plus adalah suatu hal yang mutlak kamu lakukan. Seperti misalnya memberikan kualitas terbaik, pelayanan yang menyenangkan, packing yang menarik dan cara promosi yang out of the box. Semuanya bisa kamu kreasikan sesuai dengan budget dan keahlian kamu.

 

7. Berbagi Kepada Sesama

Berbagi merupakan bentuk dukungan kamu kepada lingkungan sekitar. Karena pada setiap aset dan harta yang kamu miliki terdapat hak orang lain yang membutuhkan. Maka dari itu jadilah pebisnis yang tidak hanya memiliki obsesi dengan dunia, tetapi juga akhirat sebagai tempat tujuan akhir kita.

Yang terakhir, namanya usaha atau bisnis pasti ada hambatan dan kegagalannya. Nikmati itu sebagai sebuah proses untuk memperbaiki diri. Jadikan pelajaran berharga untuk meminimalisir terjadinya kegagalan kedua kalinya. Berbisnis dengan jenis ukm memang memiliki banyak kelebihan, namun juga bukan berarti kamu tidak bisa mengalami kagagalan akibat kesalahan yang mungkin kamu lakukan.

Baca juga : 20 Bisnis Internet Tanpa Modal dengan Omset Milyaran

 

Penutup

Bisnis UKM memang menjadi pilihan disaat keterbatasan modal atau ketakutan akan kegagalan bagi para pemula. Tidak mengapa kamu memulai dengan bisnis kecil terlebih dahulu, namun nantinya setelah mengalami fase pasang surut dalam berbisnis, kamu bisa berekspansi, memperlebar sayap bisnis mu hingga memiliki berbagai cabang.

Oke, demikian artikel mengenai Tips Memulai Bisnis Usaha Kecil Menengah di Medan semoga bermanfaat untuk kamu, calon enterpreneur sumatera utara yang akan segera sukses. Berikan pendapat kamu mengenai bisnis ukm melalui kotak komentar dibawah ini. Terimakasih telah berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.