Tata Cara Berkomunikasi Bisnis yang Baik dan Benar

Bagaimana cara meningkatkan penjualan dengan teknik komunikasi bisnis yang efektif? Dunia bisnis tidak hanya mengembangkan produk dan menjualnya ke konsumen. Lebih dari itu, bisnis di era milenial kini lebih kompleks dan dinamis. Dibutuhkan upaya promosi yang massif dan konsisten dalam memperkenalkan dan mengembangkan produk agar bisnis lebih berkembang. Dan salah satu cara terbaik adalah melakukan komunikasi bisnis yang efektif.

Pada kesempatan kali ini ukmsumut akan membahas mengenai komunikasi bisnis yang efektif. Beberapa tips yang mungkin bisa kamu lakukan untuk mengembangkan usaha mu menjadi lebih besar lagi. Selain itu komunikasi bisnis juga sangat penting dalam memperkenalkan produk atau layanana baru kepada konsumen mu.

Jadi kalau di dalam komunikasi, kamu harus benar-benar memperhatikan bahasa tubuh mu. Bayangkan kalau kamu melihat seseorang yang melakukan sesuatu dengan body languange-nya. Ibaratnya adalah seorang wanita yang menganggap pria akan serius ketika melamar itu harus sampai berlutut. Kebanyakan wanita akan mempercayakan itu sebagai sesuatu yang serius.

Karena itu apa yang harus kamu lakukan adalah selaras. Tapi sobat ukmsumut juga berbicara dengan kata-kata yang sesuai dengan intonasi dan body language. Kamu punya kata-kata, punya intonasi dan body language dan itu harus bersesuaian satu sama lainnya

Komunikasi bisnis memiliki beberapa elemen penting yang membentuknya, seperti :

 

  • Adanya tujuan yang ditetapkan sebelumnya
  • Adanya pertukaran yang melibatkan paling tidak dua orang atau lebih
  • Adanya gagasan, opini, informasi dan instruksi
  • Menggunakan saluran personal atau impersonal seperti tatap muka atau penggunaan media
  • Meggunakan simbol atau sinyal yang dapat dimengerti konsumen
  • Adanya pencapaian tujuan

 

Baca juga : Meraih Rupiah dari Bisnis Foto Hasil Jepretan Kamera HP

 

Tips Komunikasi Bisnis

Pertanyaaan yang mendasar bagaimana supaya prospek selalu berhasil dalam setiap negosiasi atau promosi? Faktanya seringkali kamu bingung, bagaimana cara membuat konsumen setuju dengan produk atau layanan pada bisnis mu tanpa ada sedikitpun penolakan.

Sebenarnya penolakan itu adalah sebuah kegagalan dalam komunikasi bisnis dan itu jelas tidak menyenangkan.
Berdasarkan pengalaman pakar komunikasi bisnis, ada sebuah teori yang bernama cold reading. Cold reading ini adalah ilmu yang berasal dari pertanyaan berdasarkan data dan pengalaman.

 

Metode cold reading

Sebagai contoh data mengenai usia, jenis kelamin, pekerjaan, kebiasaan, hobi, pola makan dan sebagainya. Kamu bisa membaca apa yang orang lain pikirkan. Seperti misalnya ketika dokter mendiagnosis penyakit seorang pasien anak kecil. Dokter bertanya, adik suka makan gorengan? Suka permen?”

Jelas saja, yang namanya anak kecil pasti suka permen. Jadi kok tahu giginya berlubang? Tentu saja. Akan tetapi seolah dokter tersebut pandai dan bisa membaca pikiran anak kecil. Padahal semua anak kecil, rata-rata memiliki kesenangan dan hobi yang sama. Apabila gigi berlubang, maka pasti anak kecil tersebut suka makan cokelat, atau suka makan makanan yang manis, seperti permen dan biskuit.

Baca juga : 10 Peluang Usaha Anak Muda Milenial yang Prospektif di Tahun ini

Dari contoh diatas seolah dokter bisa membaca kondisi anak kecil tersebut tanpa kenal lebih jauh pasiennya. Padahal sebetulnya, itu dari pengalaman dan dari lamanya dia membuka praktek pengobatan yang dilihat berdasarkan usia, jenis kelamin dan sebagainya. Hal tersebut yang bernama teori cold reading.

Ketika kamu sudah memiliki pengalaman dan jam terbang, kamu bisa membuat orang setuju pada setiap negosiasi atau komunikasi bisnis yang sobat ukmsumut lakukan. Seperti contohnya kamu mengatakan “Suka makan gorengan?” mereka menjawab ya. “Suka makan makanan pedas?” mereka jawab betul. “Berarti sering sakit perut?” Iya.

 

“Sering susah tidur?” Iya. “Kamu pasti jarang olahraga?” dan terus menjawab iya

 

Mengapa konsumen kamu bisa terus berkata iya? Karena kamu juga melihat dari pola kebiasaannya. Sebagai seorang pebisnis ketika kamu bernegosiasi dengan orang, supaya orang itu berkata iya, maka kamu harus bisa memberikan pertanyaan yang sekiranya kurang lebih kamu bisa tahu tentang polanya.

Kalau sobat ukmsumut bisa membaca polanya maka pasti orang tersebut akan selalu berkata iya atau menyetujui perkataan kamu. Dan ujungnya, kamu bisa menawarkan produk atau layanan dari bisnis kamu. Misalkan kamu menawarkan produk, maka harus membangun dan memberikan solusi kepada konsumen.

Pada akhirnya kamu tidak perlu memaksakan dalam menjual setiap produk atau layanan kamu. Tetapi kamu bisa menawarkan solusi dari setiap permasalahan yang konsumen kamu alami.

Solusi itu bisa sobat ukmsumut berikan ketika konsumen memberikan persetujuan secara terus menerus. Pakailah metode cara cold reading untuk menciptakan komunikasi bisnis yang lebih efektif dan berhasil.

Baca juga : 20 Ide Bisnis Paling Unik, Gila dan Beda di tahun ini

 

Penutup

Komunikasi tidak hanya berarti menyampaikan informasi personal antar individu semata, tetapi juga lebih dari itu, komunikasi bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan penjualan dan membuat bisnis menjadi lebih besar lagi. Terlebih saat ini perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, membuat komunikasi semakin mudah tanpa terhalang batasan jarak dan waktu.

Demikianlah pembahan ukmsumut mengenai Tips Komunikasi Bisnis yang Efektif untuk Mengembangkan Usaha kali ini, semoga bisa menginspirasi kamu yang berstatus sebagai pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnis dengan menerapkan komunikasi bisnis yang efektif. Jangan lupa bagikan postingan ini di media sosial milik mu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *