16 Fungsi Manfaat Kemasan Produk Bisnis

Apa saja manfaat dan fungsi kemasan atau pembungkus pada suatu produk? Keunggulan package menjadi hal penting dalam suatu usaha. Misalnya hasil kerajinan pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Keberadaanya berguna selain melindungi produk kemasan juga dijadikan untuk mempercantik dan meningkatkan nilai jual.

Jenis kemasan juga beraneka ragam, ada yang terbuat dari plastik, botol kaca, alumunium kaleng dan bahan alami yang tentunya lebih aman bagi suatu produk. Nah dalam artikel ini ukmsumut akan membahas tentang beberapa fungsi kemasan dalam produk bisnis seperti produk kerajinan, makanan, minuman, pakaian, dan sebagainya. Namun sebelumnya kita bahas terlebih dahulu mengenai konsep kemasan pada suatu produk bisnis. Check these out!

 

Pengertian Kemasan

manfaat kemasan produk
Kemasan merupakan wadah atau pembungkus dengan memiliki fungsi untuk mencegah atau meminimalisir terjadinya kerusakan pada suatu produk yang dibungkus. Pengertian lainnya adalah suatu proses mempersiapkan barang agar bisa didistribusikan, dijual, disimpan dan juga digunakan.

Adapun tujuan kemasan adalah untuk melindungi dan mencegah kerusakan terhadap apa yang dijual oleh UKM. Menariknya lagi bisa dijadikan sarana informasi maupun pemasaran yang baik dengan dilengkapi desain kreatif serta menarik.

Sedangkan fungsi penanganan dalam kemasan produk berguna untuk memberikan kemudahan kepada pembeli dalam membuka dan menutup serta memudahkan tahap pengangkutan dan distribusi barang. Wadah yang diciptakan juga harus sesuai standar yang telah ditentukan.

 

Apa Saja Klasifikasi Kemasan ?

Klasifikasi kemasan dikelompokkan menjadi beberapa hal, berdasarkan struktur isinya dibagi menjadi 3 yaitu kemasan primer, sekunder dan tersier serta kuarter. Selanjutnya frekuensi pemakaiannya, yakni sekali pakai (Disposable), dipakau berulang kali (Multi Tri) dan juga tak dibuang (Semi Disposable). Sedangkan tingkat kesiapan pakai ada 2, siap pakai dan dirakit.

Kemasan produk mempunyai dua fungsi yaitu primer dan sekunder. Sekunder terbuat dari kertas tebal dan kaleng sehingga bisa memberikan perlindungan produk agar tidak mudah rusak atau patah selama sedang berlangsung dalam proses pengiriman.

Kemasan Primer itu sendiri adalah suatu pembungkus dengan fungsi untuk melindungi produk dari kerusakan yang disebabkan oleh faktor biologis atau kimia. Bahan yang digunakan bisa langsung untuk dipakai dalam mewadahi, misalnya botol minuman, kaleng susu dan sebagainya.

Baca juga : Kata Motivasi Pebisnis untuk Meningkatkan Penjualan

 

Syarat Kemasan Produk

Dalam membuat kemasan, terlebih dahulu harus menentukan bentuk dan juga bahan yang akan digunakan. Sebelum memutuskannya diperlukan beberapa pemikiran yang matang agar bisa berfungsi dengan baik.

Syarat kemasan yang harus dipertimbangkan adalah bahan yang dipilih tidak beracun. Selanjutnya, harus cocok dengan produknya, sanitasi dan juga standart kesehatannya terjamin, bisa untuk mencegah terjadinya pemalsuan.

Berikutnya kemasan harus memberi kemudahan saat membuka, mengeluarkan isi produk dan menutup. Syarat selanjutnya adalah ukuran, bentuk serta beratnya. Dan yang paling penting adalah penampilannya untuk menarik minat konsumen. Selain itu, sobat ukmsúmut juga harus mempertimbangkan pembuangan bekas wadahnya. Rekomendasi bahannya dapat menggunakan plastik dan juga kertas.

 

Keunggulan Kertas sebagai Kemasan

Keunggulan kertas sebagai bahan kemasan produk adalah bisa ditembus oleh air, minyak, oksigen nitrogen dan juga karbondioksida. Selan itu, juga dapat dibentuk kembali melalui perekatan . Tetapi juga membutuhkan laminasi dan pelapisan dengan plastik.

Selain kertas, [lastik juga bisa sobat ukmsumút gunakan untuk kemasan produk makanan. Bahkan mampu mempengaruhi daya simpan atau kadaluwarsa. Ada beberapa jenisnya yang bisa sobat gunakan seperti Zipper, Klip Puch, Stand Up dan sebagainya

 

Fungsi Kemasan dalam Produk

Menggunakan wadah dalam suatu produk memang sangat penting, selain untuk menjaga kualitasnya juga untuk menghindari adanya kerusakan. Berikut adalah fungsi kemasan dalam produk bisnis, seperti barang kerajinan UKM, industri makanan, minuman dan sebagainya.

 

1. Melindungi Produk

Salah satu fungsi terpenting dari kemasan produk yang harus Kamu tahu adalah untuk melindunginya agar tidak gampang rusak. Selain itu, keberadaanya akan memberikan perlindungan kepada isinya karena tidak mudah tergores. Terlebih saat penditribusian sangat berisiko mengalami kerusakan.

Kerusakan terjadi bisa saja karena terjatuh ataupun tertimpa barang lainnya. Namun, keberadaan kemasan yang baik, produk kerajinan UKM tersebut akan lebih terjamin keamanannya.

 

2. Sebagai Daya Tarik

Kamu disarankan mencari desainer yang sudah berpengalaman dalam hal mendesain kemasan produk. Ini nantinya akan sangat membantu karena sudah memiliki kemampuan tentang bentuk dan material yang cocok untuk sobat ukmsumut gunakan.

Hasil dari rancangan desainer pengalaman, akan menghasilkan sesuatu lebih menarik karena dibuat dilengkapi dengan kreativitas. Kemasan yang udah jadi dan digunakan akan menambah daya tarik konsumen untuk membelinya.

Bahkan jika desain kemasannya unik, konsumen akan menyimpanya dan juga tidak ingin membuangnya. Tentu kejadian ini bisa membuat Kamu puas dengan kerja desainer pengalaman meski harus mengeluarkan banyak modal.

Baca juga : Daftar Channel Youtube Belajar Bisnis Terbaik di Indonesia

 

3. Membangun Kepercayaan

Keberadaan kemasan produk juga bisa meningkatkan kepuasan konsumen. Untuk Kamu yang menjualnya secara online, pembeli akan merasa puas apabila barang yang dipesan sampai ke tangannya dengan kondisi yang baik.
Keberadaan kemasan tersebut pastinya akan berfungsi untuk melindungi produk agar tidak mudah rusak. Jika konsumen merasa puas maka kepercayaan darinya otomatis akan dibangun dengan kesan yang baik pula.

 

4. Mempromosikan Produk

Dalam kemasan, sobat ukmśumut juga bisa mencantumkan sejumlah informasi mengenai produk yang dijual. Seperi logo, nama brand, tagline, harga, manfaat, cara membuatnya alamat website, akun media sosial dan sebagainya.

Informasi yang ditulis tersebut merupakan salah satu bentuk dari promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk. Sebaiknya, jangan sampai dibuat hingga memenuhi desain kemasan karena membuatnya tidak menarik.

 

5. Membuat Perbedaan

Apabila memasarkan produk yang sama dengan UKM lain, kemasan trsebut bisa dijadikan strategi untuk membuat perbedaan. Karena pembungkus dapat menjadi identitas usahamu. Apabila wadahnya menarik, konsumen menjadi lebih mudah mengingatnya.

Selain itu, konsumen bisa tahu apa perbedaan produkmu dengan lainnya, meski yang dijual sama jenisnya. Memilih kemasan unik dan kreatif bisa menjadi hal utama.

 

6. Sebagai Alat Penanda

Cetakan yang terdapat dalam suatu kemasan harus tertulis, bisa terlihat jelas maupun mudah dibaca. Selain itu, juga harus ada nama produsen, berat produk, cara penggunaan, pengedarnya d Indonesia dan tanda-tanda lainnya. Kemasan mewakili identitas setiap produsen atau perusahaan yang memproduksi produk tersebut, sehingga bisa ditelusuri siapa pembuatnya.

 

7. Sebagai Alat Pemindahan

Kemasan merupakan suatu wadah bagi produk sekaligus bisa sobat ukmsumut manfaatkan sebagai alat mempermudah, jika dibawa dalam proses pemindahan dari produsen hingga ke tangan konsumen. Maupun dari satu tempat ke tempat lainnya dengan jumlah berat atau isi tertentu.

 

8. Sebagai Brand Image

Brand image ini akan membuat konsumen atau siapapun yang melihatnya sepintas suatu kemasan bisa langsung mengetahui produk apa yang ada di dalamnya. Hal ini terjadi karena adanya suatu ciri yang unik dan mudah untuk dikenali, bahkan sudah melekat sejak lama.

Cara unik tersebut juga bisa memudahkan konsumen untuk melakukan pembelian kembali. Selain itu, juga bisa membentuk image atau citra sebuah produk. Maka dari itu, para pelaku bisnis harus mengetahui pentingnya sebuah kemasan.

Baca juga : Peluang Usaha yang Bagus Setelah Resign

 

9. Untuk Meningkatkan Efisiensi

Dengan adanya kemasan produk, sobat ukmsumut bisa meningkatkan efisiensi karena menjadi mudah dalam penghitungan. Misalnya berisi 10, 1 lusin, 2 gros dan sebagainya. Sehingga, memudahkan saat proses pengiriman dan penyimpanan. Selain itu, kemasan juga akan memudahkan para distributor dalam menyalurkan produk ke daerah lain.

 

10. Memperluas Pemasaran Produk

Biasanya satu merk suatu produk memiliki kemasan yang berbeda-beda, misalnya kemasan botol, plastik dan sebagainya. Sehingga, penjualannya akan mengalami peningkatan sebagai akibat pengunaan berbagai macam wadah. Kemasan akan mempermudah produk diterima oleh masyarakat, sehingga proses pemasaran akan berlangsung dengan cepat.

 

11. Meningkatkan Daya Saing

Melihat banyaknya produk yang dijual dipasaran bisa dipastikan jika terjadi persaingan di antara pebisnis. Untuk itu, mereka berlomba-lomba dalam membuat kemasan yang menarik dan juga unik. Keberadaanya bisa membuat banyak orang tertarik ketika melihatnya dan selanjutnya akan membelinya.

 

12. Mengawetkan Produk

Ada jenis produk tetap aman dari cuaca tetapi juga ada yang rentan. Apalagi jika terpapar panas, mikroba, kotoran dan udara lembab. Dalam hal ini keberadaan kemasan menjadi penting karena selain untuk melindungi juga membuatnya lebih awet.

 

13. Sarana Informasi

Produk akan semakin laris, apabila promosinya lengkap. Dengan adanya kemasan, kamu bisa langsung memasang website, nomor telepon dan juga alamat. Sehingga, masyarkat luas akan lebih mengenalnya. Ini disebabkan oleh informasi dan layanan promo dengan mudah didapatkan.

 

14. Mencegah Pencurian Produk (Reducting Theft)

Suatu barang yang dikemas dengan baik juga akan diikuti oleh isi dan kualitasnya. Maka dari itu, kemasan yang tidak bisa ditutup kembali atau mengalami kerusakan (menunjukan adanya tanda pembukaan) sangat membantu pencegahan pencurian dari isi produk tertentu.

 

15. Fungsi Ekonomi

Dengan adanya kemasan juga akan membuat perhitungan biaya produksi menjadi lebih efektif, sehingga modal yang dikeluarkan tidak melebihi proporsi manfaatnya. Coba bayangkan setiap produk dijual tanpa kemasan? kemungkinan produk tersebut akan susah untuk didistribusikan, yang berakibat pada penjualan yang turun.

 

16. Fungsi Perizinan

Terakhir, kemasan juga memiliki kegunaan yang jarang sekali diketahui oleh pebisnis, yaitu sebagai pelengkap syarat supaya produkt tersebut boleh beredar di suatu daerah atau dipasarkan di pasar modren. Misalnya kamu memiliki produk pertanian sayuran organik, dan diwajibkan untuk memiliki kemasan dari daun pisang misalnya, maka fungsi kemasan disini adalah untuk melengkapi perizinan yang ada.

Baca lainnya : 101 Peluang Bisnis Syariah yang Punya Omset Milyaran

 

Kata Penutup

Itulah penjelasan tentang  beberapa fungsi kemasan dalam produk bisnis yang perlu kamu ketahuai. Semoga tulisan di atas bisa merubah sudut pandangmu tentang pentingnya kemasan. Jika dibuat dengan unik dan menarik nantinya akan menambah profit yang diterima.

Jangan lupa untuk menekan tombol like apabila kalian menyukainya, dan share atau bagikan postingan ini ke teman teman di media sosial kalian, supaya yang lain nya juga bertamabah pengetahuannya karena membaca artikel dari ukmsumut ini. Terimakasih.