Home » Peluang Bisnis » Keuntungan dan Kerugian Bisnis Properti bagi Pemula

Keuntungan dan Kerugian Bisnis Properti bagi Pemula

Apa saja keuntungan dan kerugian memulai bisnis properti? Bisnis properti adalah bidang usaha yang menjalankan segala lini yang berkaitan dengan properti, seperti tempat hunian, tanah dan gedung. Menjadi seorang pengusaha properti adalah impian banyak orang.

Terlebih pada tahun ini beberapa contoh bisnis properti mengalami kenaikan harga yang signifikan. Oleh karaena itu, sobat ukmsumut bisa menjadikannya sebagai instrumen investasi yang mendatangkan keuntungan berlipat di masa depan. Pertanyaan awal yang mungkin kamu tanyakan adalah, bagaimana keuntungan dan kerugian memulai berbisnis di bidang properti?

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai kelebihan dan kekurangan Bisnis Properti pada tahun ini. Bagaimana kalau sobat masih bekerja dan punya income yang belum mampu untuk membeli satu properti seperti rumah misalnya?

Intinya adalah, begitu mendapat keuntungan, kemudian disisihkan, kamu mulai dari yang bisa dilakukan. Jadi bukan terima uang nanti tunggu banyak dulu. Tapi bisa ubah pola pikir kamu untuk merima uang kemudian sisihkan terlebih dahulu, investasi kedalam properti.

Keuntungan Bisnis Properti

Kenapa harus bisnis properti? Karena seperti yang dikatakan sebelumnya, investasi properti sendiri membutuhkan modal yang tidak sedikit, namun akan mahal di kemudian hari

Namun bukan tidak mungkin bagi kamu yang seorang pegawai dengan gaji pas pasan, bisa mengumpulkan uang dan mencoba peruntungan dibidang ini.

Cara nya adalah mulai dengan hal yang paling sederhana, yaitu dengan satu kamar kost terlebih dahulu. Mulailah dengan bisnis properti kecil kecilan, dan rasakan keuntungannya

Berikut adalah beberapa keuntungan yang bisa sobat ukmsumut dapatkan ketika memutuskan untuk berinvestasi dibidang properti dan melakukan ternak uang.

Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Sewa Apartemen

Mudah untuk Menambah Skala Bisnis

Ketika kamu ingin menabung untuk membangun bisnis propertimu, kamu bisa memulainya dalam skala yang lebih kecil terlebih dahulu. Terus seperti itu merima duit kemudian sisihkan.

Kamu bisa membangun 1 kamar kost terlebih dahulu, kemudian dengan 1 kamar kos tersebut bisa membangun 1 rumah bedeng hingga memiliki beberapa kompleks rumah kost elit.

Cash Flow yang Semakin Bertambah

Hal pertama yang membuat investasi ini semakin cerah dari hari ke hari adalah cash flow nya setiap tahun pasti naik, hasil sewanya kan setiap tahun akan semakin naik. Kemudian bila kamu berkata bahwa keuntungan sewa properti cuma dapet 3%, namun 3% pada hari ini di kemudian hari jauh lebih naik lagi pasif income nya.

Seperti misalnya sobat ukmsumut memiliki properti seharga 1 milyar, sewanya hanya 30 juta setahun, 10 tahun kemudian properti kamu akan menjadi 5 milyar.

Kamu sewanya mungkin sudah 150 juta, lumayan walaupun 5 milyar. 150 juta dibandingkan dengan modal kamu 1 milyar, itu sudah 15%. Dan setelah pajak final kamu potong 10% selesai, kamu sudah tidak terkena pajak progresif

Capital Gain Bertambah

Contohnya adalah harga properti pada awalnya hanya seharga 1 milyar. Setelah sekian tahun menjadi 10 milyar, jadi kamu bisa mendapatkan invisible income atau penghasilan ghaib dalam istilah kami.

Ibaratnya kamu tidur dan bersantai pun tambah kaya tanpa kamu tahu. Akan tetapi sayang nya banyak orang yang memiliki properti cuma 1 rumah miliknya saja. Hal ini masih kurang dan kamu harus menambah lagi.

Harga Tanah Semakin Naik

Bayangkan apabila sobat ukmsumut memiliki properti yang banyak. Kamu bisa katakan ini properti nya tempat dan punya aset, harga tanah juga akan naik, kamu tentu bisa menjadikan ini sebagai aset, karena properti yang kamu punya banyak.

Jadi mulai lah dari hari ini, sekarang dengan memulai usaha properti, kamu bisa menghasilkan duit, terima duit setiap bulan dari sistem sewa, sisihkan dan mulai investasi. Mulai dari 1 kamar kost, mungkin 1 kamar bedek atau mulai dari 1 rumah kecil di sewakan.

Resiko Bisnis Relatif Kecil

Memulai usaha bidang properti tidak seperti bisnis bidang lain, seperti usaha kuliner atau pertanian yang punya resiko yang cukup tinggi. Misalnya bisnis pertanian, resikonya terkena hama penyakit dan perubahan iklim.

Bisnis kuliner, resikonya banyak kompetitor dan bahan baku tidak tahan lama. Sedangkan bisnis properti, resikonya tergolong kecil, karena stabil dan tidak punya resiko mayor yang bisa membuat usaha mu bangkrut total

Kerugian Bisnis Properti

Setelah membahas mengenai keuntungan dari bisnis properti, ukmsumut akan memberikan perspektif lain tentang apa saja kerugian atau kelemahan dari usaha bidang ini, seperti beberapa diantaranya :

Butuh Modal Besar di Awal

Semua bisnis memang perlu modal, tapi tidak sebesar memulai bisnis properti. Ketika kamu ingin memulai usaha bidang ini secara tunai atau cicilan, jumlah uang untuk memulainya sangatlah besar

Tanpa modal besar ini, membeli properti tentu cukup sulit, apalagi di daerah perkotaan yang strategis. Harga untuk membeli lahan, sangat mahal dan itu butuh uang besar

Biaya Perawatan yang Mahal

Selain modal awal untuk membeli properti, butuh juga biaya perawatan yang tidak murah. Seperti misalnya ketika ada dinding yang retak atau lantai yang bocor, mau tidak mau sobat ukmsumut harus menyediakan uang maintenance untuk memperbaikinya

Biaya bahan sampai ongkos untuk tukang. Karena itulah kalau kalian ingin memulai bisnis properti pastikan sudah ada alokasi biaya perawatan untuk menangani hal ini

Biaya Depresiasi Bangunan

Kekurangan membeli properti, sama dengan membeli produk elektronik, yaitu pada penyusutan nilai produk. Ketika kamu membeli properti seperti apartemen, rumah atau villa misalnya, maka semakin berumur bangunan tersebut maka akan semakin berkurang juga kualitas bangunannya

Apalagi kalau daerahnya rawan dengan risiko bencana alam, seperti gempa dan banjir. Kalau menjual kembali properti atau sewa, mau tidak mau kamu harus melakukan renovasi supaya pembeli juga tertarik untuk membeli atau menyewa properti tersebut

Likuiditas Rendah

Mengapa bisnis properti punya likuiditas rendah? Karena kalau suatu waktu ketika kamu lagi butuh uang cash, kamu tidak bisa serta merta menjual properti mu dan laku begitu saja.

Butuh waktu kamu bisa menjual aset properti mu. Tidak seperti ketika menjual emas atau saham. Sehingga jelas bisnis properti tidak bisa digunakan sebagai bantuan dana darurat. Uang untuk bisnis ini harus “uang dingin” yang bukan menjadi prioritas untuk kebutuhan mendesak

Sangat Tergantung dari Lokasi

Bisnis properti sangat tergantung dari soal letak dan lokasi dari properti yang bersangkutan. Lokasi yang strategis tentunya akan menjadi nilai tambah bagi bisnis properti yang sobat ukmsumut miliki.

Begitu juga sebaliknya, jika bisnis properti kamu berada di lokasi tidak strategis, maka bisa jadi malah buntung dan tidak dilirik sama sekali oleh konsumen

Cara Memulai Bisnis properti

Bagaimana cara memulai bisnis properti? Sebelum memutuskan untuk menjalani usaha bidang ini, kamu wajib untuk mengetahui beberapa tips dalam memulai nya, diantaranya yaitu :

1. Menjalin Relasi yang Baik dengan developer, tentu saja apabila kamu ingin mengembangkan lahan milik mu misalnya, kamu bisa bekerja sama dengan pihak developer yang profesional

2. Bersikap Jujur Pada Segala Situasi, ini akan menjadi modal penting dalam menggaet investor, klien bisnis dan semua yang berperan dalam investasi properti mu

3. Memaksimalkan teknologi informasi, saat ini kita tidak bisa menyepelakan media sosial, e-commerce dan toko online karena itu merupakan media paling ampuh dalam hal branding dan promosi.

4. Meyakinkan Investor, bagaimana caranya? kamu perlu belajar psikologi bisnis dan cara meyakinkan investor dengan seni berbicara mu.

5. Mencari Informasi Terbaru Properti dari Berbagai Sumber, ini juga penting, agar kamu bisa total dalam terjun ke dunia properti, maka selalu update berita mengenai properti di tanah air.

6. Lakukan Mark Up Harga dengan Tepat, terakhir jangan menetapkan harga yang terlalu tinggi dan terlalu murah juga. Lakukan riset terlebih dahulu dan buatlah perhitungan matang mengenai harga jual atau sewa dari propertimu

Studi Kasus Memulai Bisnis Properti

Seperti studi kasus seorang suami yang bekerja di salah satu perusahaan yang memiliki gaji kecil dan tidak bisa korupsi karena dibagian administrasi.

Gajinya yang kecil di tempat yang tidak memungkinkan untuk korupsi, gaji pada tahun 70 an masih sekitar 12 ribu, kemudian sang istri mengambil 1200, terima duit sisihkan lebih dahulu 1200. Kemudian digulung tiap bulan 1200, dalam 1 tahun saya bisa bangun 1 kamar kost.

Kemudian tahun berikutnya sang suami naik gaji 15 ribu, ditambah penghasilan dari satu kamar kost lagi yang menghasilkan 800 rupiah, 1 bulan nya dan dalam waktu 6 bulan, saya sudah bisa bangun kamar kost yang ke 2 mengumpulin duit dan membangun kamar kost yang ke 2.

Kemudian setelah kamar kost yang ke 5 mereka tidak bisa bangun lagi karena tidak punya tanah. Kemudian pasangan tersebut menabung 3 tahun dengan 5 kamar kost, dengan gaji suami yang naik, ambil 10% terus menerus kemudian ditabung terus 3 tahun membeli tanah sebelah dan membangun 10 kamar kost lagi dari hasil tabungan tersebut.

Sehingga pada hari ini ketika suami tersebut sudah pensiun 11 tahun yang lalu, mereka sudah punya 156 kamar kost, kost elit, dimana ada kamar mandi didalam, satunya sekitar 1,2 sampai 1,4 dan mereka minimal mendapat 80 juta per bulan.

Baca juga : Peluang Usaha bidang Jasa

Kata Penutup

Berinvestasi di bidang properti memang menjadi pilihan yang tepat buat kamu. Baiklah demikian artikel pembahasan investasi properti dari ukmsumut kali ini

Semoga bisa menginspirasi kamu menemukan kehidupan yang lebih baik lagi. jangan lupa beternak duit menggunakan properti juga harus diselingi dengan sedekah dan bersyukur. Bagikan tulisan ini di media sosial milik kamu agar yang lain juga mendapatkan ilmunya. Sekian dan terimakasih.

Share on: