Cara Mendapatkan Keuntungan Besar Bagi Reseller tanpa Banting Harga

Menjadi reseller atau dropshipper memang menjadi salah satu peluang usaha yang cukup banyak diminati pebisnis saat ini. Dengan modal yang minim, apabila mendapatkan penjualan yang banyak maka profit yang didapatkan terbilang fantastis. Namun berbisnis reseller bukan tanpa resiko. Ada banyak tantangan dan hambatan yang siap menghadang bisnis anda. Seperti apa caranya mendapatkan keuntungan yang besar dari berbisnis ini?

Anda saat ini berperan sebagai seorang reseller? Sangat disayangkan kalau reseller itu orderannya selalu dibatalkan cuma gara-gara ada harga yang lebih murah dari kompetitor reseller yang lain. Ini adalah salah satu nasib jadi reseller seperti ini.

Nah pada postingan ukmsumut kali ini, kami akan memberikan sebuah solusi  mengenai Cara Mendapatkan Keuntungan Besar Bagi Reseller tanpa Perang Harga.  Tadi kami sudah paparkan bahwa bisnis itu ada beberapa. Ada yang menjadi produsen, ada yang manufacturing, kemudian anda juga bisa bisnis yang memproduksi barang sendiri, anda bisa menjadi distributor.

Distributor atau reseller itu sama. Yaitu anda menjual barang yang sama dari produsen, tetapi anda tinggal menjual ulang. Kami ambil satu contoh, misalkan reseller HP. Anda sama-sama menjual produk Samsung. Sama-sama menjual produk Samsung, tetapi anda tidak menciptakan HP anda sendiri.

Atau contoh lain menjadi reseller nya Indomie. Anda sama-sama menjual Indomie. Tetapi, permasalahannya sekarang satu. Mengapa reseller itu sering sakit hati atau stress? Karena reseller itu sering di complain. Seperti, “Harga anda lebih mahal. Kami kalau beli disitu lebih murah”.

Baca juga : 20 Ide Usaha Bisnis Paling Unik, Gila dan Beda Namun Prospektif di tahun ini

Anda pernah mengalaminya? Kalau anda pernah menjadi reseller, anda pasti paham. Sama juga dengan online shop. “Mendingan beli di online shop sebelah, lebih murah. Beli di toko sebelah lebih murah”. Terkadang orang itu hanya beda lantai, sudah dikomentari. Jangankan beda lantai, lantai yang sama pun kalau beda toko, konsumen sudah bisa pindah.

Inilah yang seringkali menyakitkan hati para penjual atau reseller. Sebetulnya, anda itu tidak perlu membanting harga, tidak perlu menjual lebih murah, atau sampai harus banting-bantingan harga, sampai harus ‘perang harga’ besar-besaran untuk mendapatkan konsumen yang sama.

 

Tips mendapatkan profit gede dari reseller tanpa banting harga

Jika anda banting harga, maka yang diuntungkan adalah konsumen. Ya kan? Padahal sebetulnyaanda itu bisa menjual lebih tinggi tanpa harus perang harga.  Disini kami akan membahas dari sisi yang lain, yaitu spesifiknya ke usaha yang namanya reseller.

Salah satunya anda harus punya nilai tambah. Sama. Disini anda juga harus punya nilai tambah. Nilai tambah itu apa? Sebetulnya ada 6 poin yang mau kami bahas disini.

 

Reputasi

Poin yang pertama selain perang harga, jadi anda tidak perlu perang harga. Poin yang pertama adalah reputasi. Apa maksudnya reputasi? Anda ceritakan pada konsumen, “Memang anda bisa beli barang lebih murah di kompetitor”. Anda jelaskan.

Maaf, kami sudah menjadi reseller resmi dari produk perusahaan X ini sudah sekian lama. Dan selama ini reputasi kami baik-baik saja. Dan mereka juga tidak ada yang mengatakan bahwa kami lebih mahal. Kalaupun lebih mahal, sekali lagi kami katakan karena kami menjaga kualitas produk kami.

Baca juga : 10 Peluang Bisnis Anak Muda Milenial yang Prospektif di Tahun ini

Karena ingat satu prinsip, jelaskan juga pada konsumen atau calon reseller berikutnya yang menuduh anda menjual lebih mahal. Katakan, “Tidak ada orang berdagang yang mau rugi”. Jika orang berdagang sampai rugi, sampai profitnya tergerus dan menjual lebih murah, itu artinya pasti ada apa-apa dengan reseller tersebut.

Atau jangan-jangan dia tidak mau berdagang jangka lama? Atau mungkin dia mau berdagang jangka pendek, dan memang tujuannya untuk merusak reputasi anda. Sehingga dia membanting harga dan seolah-olah dia yang paling murah. Ya ‘kan?

 

Kualitas produk

Anda mungkin berdagang sudah cukup lama. Tetapi bagi anda yang ‘baru’, pastikan kualitas barang anda dari produsen itu juga yang terbaru. Yang terbaik, kemasannya yang terbaru, expired’nya yang paling baru.

Seringkali orang menjual produk yang expired’nya lebih lama. Orang/konsumen jarang mengecek. Setelah dibandingkan, ternyata expired nya lebih lama. Contohnya begitu jika barang tersebut memiliki nilai expired. Atau pastikan bahwa barang itu dari produsen sampai ke tangan konsumen sama persis seperti aslinya.

Dari kualitas packaging nya atau kualitas kemasannya. Jadi anda itu sebagai reseller terpercaya. Karena apa? Anda memastikan bahwa barang yang anda pasarkan itu betul-betul sama seperti dari pabrik. Seperti betul-betul dari produsen.

Bukan sudah ada cacat separuh atau ada yang penyok, mungkin. Atau nilai expired’nya pendek. Seringkali konsumen tidak jeli dalam hal itu. Jelas saja reseller bisa menjual dengan harga lebih murah. Bayangkan saja. Jangankan seperti itu, coba kita lihat di supermarket.

Buah itu kalau sudah mau rusak, sudah lewat beberapa hari akan dijadikan jus. Jika akhirnya buah sudah rusak/sudah busuk, tidak bisa dijual, bukan? Rasanya juga sudah tidak enak. Tetapi langsung dijadikan jus. Jusnya pun harganya cukup terjangkau. Itu adalah salah satu contohnya.

Jadi anda tidak perlu harus banting harga. Beli semangka di tempat ini lebih murah!. Tidak perlu. Jadi anda harus putar otak dalam berdagang

 

Kualitas layanan

Service ini penting sekali. Karena after sales service itu sangat penting. Seringkali, reseller tidak mengutamakan itu. Yang penting dia jual-untung-selesai. Konsumennya tidak dijaga dengan baik. Tidak bisa. Anda harus bisa after sales service. Contohnya, anda ingat ulang tahunnya.

Nanti waktu ke rumah, jangan bersikap seakan-akan pembeli dengan penjual. Tetapi kalau bisa ketika ke rumahnya, mungkin jika anaknya ulang tahun, hasil keuntungan anda itu anda berikan lebih. Anaknya diperhatikan. “Halo, bagaimana? Kemarin habis naik kelas, ya? Ini ada hadiah dari om”. Contohnya seperti itu.

Baca juga : Meraih Dollar dari Bisnis Berjualan Foto Hasil Kamera Smartphone

Bila anda pintar memasak, berikanlah sedikit masakan anda. Berapa sih harga 1 kotak catering? “Ini kami punya sedikit makanan. Kalau cocok harganya, bisa pesan di tempat kami”. Seperti itu. Tetapi orang senang, karena apa? Anda membangun hubungan.

83% orang itu senang karena mempunyai hubungan baik dengan anda. Jadi jika anda ingin menjadi reseller sukses, maka anda harus memastikan bahwa anda mempunyai hubungan yang baik dengan konsumen. Itu sebabnya bacalah buku Bagaimana Mencari Kawan dan Mempengaruhi Orang Lain.

Teknik membangun hubungan itu lebih penting. Karena apa? Konsumen itu sensitif. Apalagi kalau dia mempermasalahkan harga. Tetapi kalau dia mempunyai hubungan yang baik dengan anda, seringkali dia tidak akan mempermasalahkan harga.

Bahkan konsumen akan bilang seperti ini, “Ya sudah, daripada kami beli barang gak tenang, lebih murah, lebih baik kami beli ke anda. Karena apa? Anda bisa dipercaya. Kalau beli di luar memang lebih murah, sih.. Tapi gimana kualitasnya?

Kemudian ke depannya nanti kalau di komentari orang gimana? Kami tidak berani ngomong. Tetapi kalau anda kan sudah terpercaya”. Ini penting. Karena nilai bisnis nomor satu adalah membangun kepercayaan. Kalau anda sudah merusak kepercayaan, maka bisnis yang anda bangun sebagus apapun, selama apapun, reputasi anda akan tetap hancur karena hilangnya kepercayaan.

Dan nilai kepercayaan ini jauh lebih besar daripada banting harga. Anda harus membuat konsumen anda atau reseller anda berikutnya sangat percaya pada anda. Jika anda bisa sangat dipercaya, maka kekuatan itu akan sangat luar biasa.

 

Bukti dan testimoni

Dan yang keempat adalah masalah bukti. Jadi setiap kali anda kirim barang difoto. Kemudian pembelanjaannya berapa, difoto. Sehingga toko anda terpercaya. Oh, memang tokonya rame. Kemudian ketika toko anda dikunjungi konsumen, difoto. Ini loh, toko kami seperti ini.

Ketika anda punya bukti otentik seperti itu, ada dokumentasi jelas seperti itu, maka konsumen akan berkata, “Wajar. Orang lain gak masalah kok dia jual lebih mahal. Beli lebih mahal gak masalah, buktinya tokonya rame. Sedangkan yang jual lebih murah, tokonya sepi. Jangan-jangan barangnya palsu?”. Konsumen bisa menilai.

 

Tempat yang strategis

Daerah atau tempat jualan memang menjadi faktor yang cukup penting. Memang terkadang ada nilai plus jika tempat anda strategis. Konsumen itu inginnya cepat, tepat waktu dan murah. Jadi seringkali konsumen itu jika bertemu tempat yang dekat, dia ngambil barang dengan harga yang lebih mahal, dia akan berpikir, Toh kami kemana-mana juga lebih jauh. Ya sudah, kami ambil barang di tempat yang lebih dekat”.

Kalau anda tempatnya jauh bagaimana? Ya sudah, anda mungkin punya service seperti kurir, contohnya. Free Go-Jek, contohnya. Yang penting konsumen senang. Barang sampai ke tujuan. Setelah anda hitung-hitungan bisnis, toh harganya juga sama. Tetapi untuk loyalitas jangka panjang kan tidak masalah. Jadi anda bisa tahu

 

Fungsi produk atau barang

Ini yang membedakan satu reseller dengan reseller yang lain. Apalagi jika produk anda itu perlu edukasi. Anda harus bisa menjelaskan produk anda dengan baik. Konsumen akan senang membeli kepada orang yang bisa memuaskan permasalahannya.

Jika permasalahannya itu butuh solusi, sebenarnya anda itu bukan menjual produknya. Tetapi anda menjual solusi untuk konsumen. Ketika anda menjual sebuah solusi kepada konsumen, maka solusi itulah yang dibayar lebih mahal daripada sekedar banting-bantingan harga

 

Baca juga : Perbedaan Pengusaha dan Pedagang, Cara Naik Level ke Pebisnis

Jadi beberapa poin diatas semoga bisa menjadi suatu bahan pertimbangan untuk anda. Khususnya anda yang menjadi seorang reseller. Semoga bisa memberi anda wawasan tambahan. Bukan hanya masalah perang harga atau banting harga.

Semoga postingan ukmsumut ini bisa memberikan anda sebuah wawasan dan gambaran baru. Serta bisa menginspirasi dan membuat bisnis anda tetap maju. Jadilah reseller yang terbaik. Meskipun produknya sama, tetapi orang akan selalu mengingat toko anda, usaha anda, atau pribadi anda.