Home » Bisnis » 15 Cara Menarik Pelanggan agar Membeli Produk Kita

15 Cara Menarik Pelanggan agar Membeli Produk Kita

Bagaimana cara menarik pelanggan agar mereka mau membeli produk kita lagi? Pelanggan adalah konsumen loyal yang harus dipertahankan dan dilayani dengan semaksimal mungkin. The power of mouth bisa benar benar berguna untuk strategi marketing jika fokus pada kepuasaan pelanggan.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, ukmsumut akan mencoba membahas mengenai cara untuk mencari, meraih hati dan mempertahankan pelanggan supaya tetap setia untuk menggunakan produk kita dalam jangka waktu panjang.

Pelanggan adalah seseorang yang secara kontinyu atau berulang kali datang ke tempat (usaha) yang sama untuk memuaskan keinginannya dengan memiliki atas suatu produk dan atau mendapatkan jasa serta memuaskan produk dan jasa tersebut dengan mengeluarkan sejumlah uang (Lupiyoadi, 2001:134)

Ada berbagai jenis pelanggan yang perlu kamu ketahui, sebelum membahas tips untuk menarik perhatian mereka. Beberapa diantaranya yaitu pelanggan Value seeker (pencari informasi, punya rasa ingin tahu tinggi terhadap produk),

Ada juga pelanggan loyal atau banyak uang, customer yang detail dan suka mengutil, pelanggan yang ramah, judes, banyak bertanya, cerewet, suka membandingkan produk, keras kepala serta sombong dan ada juga jenis pelanggan pemula

Masing masing dari contoh pelanggan tersebut harus bisa kamu bedakan, sehingga perlakuan atas mereka bisa berbeda, tergantung jenis dan perilaku pelanggan masing masing. tentu saja ada pepatah yang mengatakan “pelanggan adalah raja1”, tapi tidak semua raja harus dilayani.

Cara Menarik Pelanggan Agar Membeli Produk

Cara Menghadapi Pembeli

Maka dari itu, kamu butuh beberapa cara untuk menarik pelanggan mu supaya membeli produk mu lagi, menjadi loyal dan setia terhadap produk yang kamu jual, sehingga penjualan meningkat dan memberikanmu active income atau passive income.

Tidak perduli apakah produk itu dijual secar online atau offline, yang penting dengan strategi dan cara menari perhaitan pelanggan secara sederhana seperti yang ada dibawah ini, kamu bisa sukses menaklukan hati mereka :

  • Meningkatkan kualitas teknik copywriting untuk promosi brand
  • Memaksimalkan pemanfaatan teknologi informasi sebagai promosi produk
  • Bekerjasama dengan influencer dan menunjuk brand ambasador di media sosial (tiktok, instagram, youtube, dll)
  • Menciptakan “Sensasi” yang positif untuk menarik atensi
  • Mengikuti dan menyesuaikan strategi pemasaran dengan sesuatu yang lagi trending dan viral

Merubah Kekurangan Produk Menjadi Kelebihan

Kata-kata yang kasar, review yang negatif dan kekurangan roduk selau memberikan dampak yang buruhk terhadap penilaian pelanggan. Apalagi mendapatkan komplain dari pelanggan yang sudah lama memakai produk kita.

Kekurangan produk, seperti kualitas, pelayanan dan masa pakai yang mengecewakan bisa menghilangkan kepercayaan pada setiap pesan yang efektif. Pengalaman negatif dapat mengubah sebuah kesempatan menjadi bencana.

Cara menarik pelanggan agar membeli produk kita adalah dengan mampu mengubah dan menangani keluhan pelanggan. Itu adalah kunci utama untuk membuat bisnismu menjadi besar. Support pelangganmu untuk selalu benar, ini mengenai kemauan untuk mengetahui suatu hal yang lebih efektif lagi

Mempelajari Penyebab Pelanggan Menjadi Tidak Puas

Cara menarik pelanggan agar membeli produk kita adalah dengan mempelajari mereka. Pelanggan walaupun mereka berperilaku pembohong, argumen mereka tidak memiliki manfaat atau sombong, bahkan keluhan yang mereka sampaikan dapat berisi informasi penting untuk produk mu.

Ini merupakan sebuah tugas besar bagi pengusaha untuk mencari dimana asal mulanya terjadinya ketidakpuasaan. Pengusaha mungkin akan terlalu tergoda untuk menghadapi orang yang menyampaikan komplain

Hal ini karena menganggap mereka sebagai orang yang sensitif, tapi jika sobat ukmsumut bisa menangani masalah ini, maka pelanggan akan berakhir dengan setia dan menggunakan produk mu lebih sering lagi

Menyusun Feedback yang Bermanfaat

Pelanggan yang tidak puas terhadap produkmu selalu meminta lebih banyak perhatian. Mereka seakan ingin mengatakan kalau produk mu banyak kekurangan. Membantu pelanggan memang hal yang benar, tapi jika Pengusaha mengikuti mereka semuanya, hal itu merupakan hal yang salah.

Review dari beberapa pelanggan yang dikumpulkan bisa jadi sarana promosi bisnis mu. Banyaknya review yang jujur, yang menumpuk, bisa menandakan indikator tertentu, yang harus kamu perhatikan.

Jika pengusaha membutuhkan cara sederhana untuk mengatur feedback atau review, kamu bisa mengumpulkan feedback mereka menjadi lebih sederhana dan mudah untuk di eksplor.

Identifikasi Pelanggan

Berikut ada beberapa contoh pelanggan yang akan bisa sobat ukmsumut jadikan sebagai referensi :

Si Lemah Lembut

Umumnya orang yang lembut menolak untuk berbicara dengan penjual, Dia tidak ingin menjadi beban, atau dia tidak berfikir bahwa orang lain akan peduli, tapi menjadi tanggung jawab untuk bertanya lebih dalam untuk menemukan apa yang mereka inginkan.

Si Agresif

Tipe agresif yang satu ini, memang akan berterus terang dan tidak malu membiarkan penjual tahu apa yang ada di pikirannya.

Tipe yang satu ini menghindari mirroring untuk menghindari konfrontasi, dan memberikan reaksi yang menyenangkan, namun bukan berarti penjual pasrah (Karena penjual juga perlu dihargai).

Si Royal

Mengarahkan pelanggan toko ini adalah orang yang bersedia membayar dan memilikinya dengan senang hati. Saat pelanggan yang lain membutuhkan mendapat mengetahui info detail tentang produk

Tipe yang satu ini perlu waktu yang lama untuk mendengarkan penjelasan penjual. Membuat keadaan lebih VIP adalah sebuah cara yang sederhana untuk emmenuhi kebutuhan pelanggan yang sangat royal ini.

Si Pengeluh yang Kronis

Pelanggan ini merupakan pelanggan yang akan sering menghubungi penjual, namun hal itu tidak berarti bahwa maslaah itu harus ditolak. Kesabaran diperlukan dalam kondisi seperti ini. Tapi jika puas maka pelanggan ini tidak akan memiliki keraguan untuk memuji dihadapan orang lain.

Si Setia namun Jarang Membeli

Tipe pelanggan seperti ini merupakan tipe orang yang tidak pernah bahagia. Tipe ini tidak mencari respon yang memuaskan, sering mencoba untuk mendapatkan sesuatu yang tidak layak dia terima.

Untuk mengahadapinya, sobat sebagai penjual harus dalam keadaan tenang dan memberikan respon seobjektif mungkin. Orang seperti ini akan seperti kebanyakan orang yang masuk akal dalam menampilkan dalam sebuah percakapan.

Jika penjua sedang menghadapi salah satu tipe pelanggan tersebut maka gunakan keterampilan berkomunikasi sobat ukmsúmut untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

Jangan memberi respon “Pasif Agresif”

Kamu mungkin pernah mengatakan “Kami sangat menyesal bahwa kamu mengalami masalah ini. Mohon menunggu”, karena kalimat tersebut adalah kalimat yang menandakan bahwa kamu sebenarnya tidak becus untuk menangani produk mu.

Banyak orang yang menggunakan kalimat semacam ini, karena sebagai upaya untuk meminta maaf. Hal ini biasa terjadi kesalahan, bahkan ketika pelanggan memberikan keluhan yang mungkin tidak masuk akal. Kamu perlu melakukan langkah selanjutnya

Alihkan Secara Cepat, dan Jelaskan Mengapa

Sebagai pengusaha yang menawarkan produk kepada pelanggan, kamu harus punya kesempatan untuk menjelaskan secara singkat kepada pelanggan mengapa produk yang kamu jual ini akan bermanfaat bagi mereka.

Tawarkan apa yang mereka butuhkan sebagai solusi, bukan hanya sensasi. Juallah produk yang diinginkan banyak orang dengan menjelaskan fungsi dan betapa berharganya produk tersebut

Manajemen Waktu adalah Hal Penting

Kebanyakan dari pengusaha tidak bisa memanfaatkan waktu untuk berinteraksi dengan calon konsumennya, bahkan untuk pelanggannya. Hal ini menyebabkan kamu tidak punya hubungan personal yang dekat dengan pelangganmu.

Kenyataannya adalah dengan membantu para pelanggan untuk mendapatkan pelayanan penjualan yang maksimal. Saat itulah waktu yang paling tepat agar kamu dapat mengadakan percakapan yang berarti.

Memberikan Respon Cepat

Menawarkan respon yang cepat adalah salah satu senjata ampuh sobat ukmsumut untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan. Hal yang demikian dikarenakan dalam kasus pelanggan yang tidak puas, respons cepat menjadi pilihan yang paling tepat

Hal ini tentu untuk mengatasi keluhan mereka dan menyelasikan masalah yang dihadapi secara efektif dan efesien. Pelanggan yang mengalami respon yang lamat, ini akan membuat mereka memiliki pengalaman buruk terhadap layanan after sales mu

Sedangkan pelanggan yang berada dalam situasi penting sangat menginginkan solusi awal, kamu dapat memprioritaskan untuk menanggapi mereka terlebih dahulu dibandingkan dengan pelanggan yang meninggalkan permintaan.

Membuat bot chat, atau live call akan sangat membantu kalian untuk memisahkan antrian respon dari pelanggan. Bukan hanya itu saja, kamu juga dapat menyaring pesan yang kurang menyenangkan. Di sinilah tim dapat melihat secara langgsung keluhan dari pelanggan yang membutuhkan bantuan sesegera mungkin

Memastikan Adanya Solusi

Sebagai pengusaha, kamu tentu ingin benar-benar memastikan bahwa pelanggan mu sudah mendapatkan solusi yang sangat jelas dan sudah menemukan kebutuhan yang mereka cari.

Jika kamu mengahapi keluhan atau pertanyaan pelanggan yang belum ada solusinya, maka kalian mungkin akan menimbulkan masalah jika tidak segera ditemukan solusinya.

Jadi mintalah mereka untuk menunggu beberapa waktu sembari kamu dan tim menyelesaikan masalah tersebut sesegera mungkin

Perlakukan Pelanggan Dengan Eksklusif

Pelanggan ingin di perlakukan dengan eksklusif dan lebih intim. Jika penjual berhenti untuk berkomunkasi dengan mereka seperti orang-orang biasa, hal ini akan membuat penjual kehilangan relevansi.

Setelah itu, penjual akan kehilangan pelanggan. Maka dari itu, sobat ukmꜱumut sebaiknya menggunakan gaya bahasa yang santai, bukan menggunakan gaya bahasa yang kaku karena percakapan ini bukan korespondensi.

Memberikan perhatian yang eksklusif berarti yang sangat baik berarti mencai kenyamanan untuk pelanggan. Hal ini tidak peduli dalam situasi apapun.

Kita peduli tentang pengalaman pelanggan. Kamu bisa membuat grup pelanggan dengan keanggotaan eksklusif, menyapa mereka dengan nama panggilan, selalu tersenyum dan hal lain yang membuat mereka selalu eksklusif

Jangan Memaksa Pelanggan

Memenangkan hati pelanggan kembali dengan pelayanan yang luar biasa adalah fundamental, tapi ketika seseorang sudah memutuskan untuk meninggalkan suatu produk, maka lebih baik kamu merelakannya, alih alih memaksanya untuk masuk.

Dengan memaksa mereka, ini hanya akan membuat mereka semakin tidak nyaman dan membenci produk mu kedepannya. Pelajari apa yang telah kamu dapat, apakah ada cara untuk mengatasi masalah tersebut supaya tidak terulang kembali

Pelanggan belum perlu pergi untuk selamanya hanya karena mereka membuat akun mereka sekali lagi. Jika kamu memaksakan pelanggan setelah mereka keluar, dijamin mereka tidak akan pernah kembali lagi ke produk mu

Baca juga : Rahasia Memenangkan Persaingan dari Kompetitor

Kata Penutup

Apakah kalian sudah mengetahui bagaimana cara menarik perhatian pelanggan agar membeli produk kita ? Dengan demikian, sobat ukmsumut bisa untuk memperbaiki kualitas pelayanan kepada pelanggan

Selain itu menjadikan mereka seperti tenaga marketing sukarela yang dengan ikhlas memberikan rekomendasi kepada teman teman nya tentang produk kalian.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk klik tombol share dan bagikan artikel ini ke sosial media kalian ya, terimakasih

Share on: