10 Pengalaman Tips Investasi ReksaDana Mahasiswa

Bagaimana menghasilkan untung dari reksadana pemula seperti mahasiswa? Sebagai salah satu instrumen investasi, reksadana menjadi alternatif menyimpan aset yang cukup diperhitungkan oleh anak kuliah milenial saat ini. Akan tetapi banyaknya produk reksanadana yang tidak sesuai dengan ajaran syariah, membuat sobat yang muslim berpikir dua kali dalam menyimpan uangnya dalam bentuk reksadana. Kali ini ukmsumut akan memberikan pembahasan seputar reksadana syariah yang menjadi jalan keluar bagi ketakutan akan riba. Mari kita simak pembahasannya dibawah ini.

Sebagian mahasiswa terutama bagi mereka yang beragama islam, menilai kegiatan investasi seharusnya tidak hanya berfokus pada pencarian keuntungan semata. Tetapi juga harus berdasarkan pada prinsip syariah. Investasi pada produk syariah bisa menjadi pilihan bagi investor penganut asas dan aturan syariah ini.

Namun jangan salah, investasi sejenis reksadana syariah bisa dilakukan oleh siapapun tanpa melihat latar belakang keyakinan. Ibaratnya seperti makanan yang halal, semua orang boleh saja memakan makanan tersebut. Investasi syariah berbeda dengan konvensional dari segi akadnya. Akad syariah ini bisa meliputi akad kerja sama (musyarokah), sewa-menyewa ( ijarah), dan akad bagi hasil ( mudharabah) dalam mekanisme kegiatan investasi syariah.

Karena sesuai dengan akadnya, dalam investasi syariah tidak ada istilah bunga yang dibilang haram dan termasuk riba. Namun keuntungan ada karena ada akad bagi hasil atau mudharabah antara dua atau lebih pihak. Ada banyak marketplace reksadana yang saat ini sudah menyediakan reksadana syariah yang merupakan salah satu bentuk investasi syariah di Indonesia, yang resmi diawasi dengan regulasi Pasar Modal Syariah oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Lihat juga : Peluang Usaha untuk Kalangan Disabilitas

 

Tips Investasi mahasiswa

investasi reksadana mahasiswa
Mahasiswa sekarang sudah mulai memperbaiki pola pikirnya menuju long term investment. artinya setiap penghasilan atau income yang diperoleh haruslah disimpan sebagian untuk menghadapi ketikpastian ekonomi di masa depan. Bagaimana seharusnya menyimpan aset yang baik dan benar?

Betul sekali, reksadana bisa menjadi solusinya. Ada beberapa langkah ketika sobat ukmsumut yang saat ini menyandang status mahasiswa ingin membuka akun reksa dana syariah ini. Beberapa langkah diantaranya adalah sebagai berikut :

 

1. Pahami Mekanisme ReksaDana Syariah

Sebelum memulai investasi kali ini, sobat harus mengetahui terlebih dahulu apa itu reksa dana syariah yaitu merupakan salah satu jenis reksa dana dan instrumen investasi bagi calon investor yang tidak mempunyai keahlian dalam bidang investasi, namun mempunyai keinginan mengembangkan uang melalui investasi dibidang bisnis syariah.

Kemudian nantinya investor ini akan dihimpun dananya dan dikelola oleh manajer investasi dan dimasukkan kedalam Portofolio Efek yang sesuai dengan aturan islam. Jika sobat berinvestasi di reksa dana syariah berarti sobat menitipkan uang pada pihak yang sudah paham dan ahli dalam mengelolanya agar uang sobat berkembang.

 

2. Pahami Keuntungan dan Kekurangan ReksaDana Syariah

bisnis mahasiswa

Selain tentunya aman dan halal, reksa dana syariah secara umum memiliki kelebihan seperti mempermudah orang awam seperti sobat dalam mengikuti investasi. Adanya peluang uang sobat berkembang ditangan manajer yang profesional. Memudahkan sobat ukmsumut dari aspek waktu dan usaha, karena ada manajer investasi yang mengurus semuanya.

Selain itu modal yang diperlukan juga terbilang cukup kecil untuk skala awam. Mulai dari 100 ribuan sobat sudah bisa berinvestasi reksa dana syariah ini. Diversifikasi memperkecil risiko karena uang sobat digabungkan dengan uang investor lainnya sehingga menimbulkan daya beli yang lebih besar.

Lihat juga : Cara mendapatkan Modal Bisnis bagi Pelaku UMKM Pemula

Adapun kekurangannya adalah adanya risiko berkurang uang atau capital loss. Hal ini harus dipahami karena setiap jenis investasi saham pastilah memiliki resiko kehilangan nilai uang. Oleh karena itu memilih manajer investasi yang kredibel dan profesional adalah suatu keharusan.

Dibandingkan reksana dana biasa, reksana dana syariah juga memiliki kekurangan yaitu pilihan untuk berinvestasi menjadi lebih terbatas karena harus dipilih transaksi yang sesuai ajaran islam. Memiliki peluang keuntungan atau return yang relatif lebih kecil dibanding reksa dana biasa, karena memang harus dipilih pilih terlebih dahulu mana yang sesuai dengan syariah dan mana yang tidak.

 

3. Pahami Jenis ReksaDana Syariah

Seperti halnya reksa dana biasa, reksa dana syariah juga memiliki 4 jenis yaitu Reksa syariah dana pasar uang, Reksa dana syariah pendapatan tetap, Reksa dana syariah campuran dan Reksa dana syariah saham. Masing masing keempatnya punya kelebihan dan kekurangannya masing masing. Jadi belajar terlebih dahulu mengenai keempat jenis reksa dana tersebut.

 

4. Mengenal Cleansing Reksa Dana Syariah

Cleansing adalah proses pembersihan sumber dana yang bisa mengandung hal yang diharamkan selama proses investasi berlangsung. Oleh karena itu di sini fungsi Dewan Pengawas Syariah berperan. Dari proses cleansing ini, sebagian besar uang tidak langsung masuk kepada pemilik modal tetapi akan diarahkan pada hal yang bersifat amal.

 

5. Memilih Waktu Tepat Berinvestasi

Bagi sobat yang ingin berinvestasi dalam jangka pendek dibawah 1 tahun maka pilihan reksa dana pasar uang syariah adalah yang paling pas. Rentang periode investasi yang singkat bisa membuat uang tetap berputar dengan cara yang aman dan halal.

Bagi teman ukmsumut yang ingin investasi dalam jangka 1-3 tahun, ada baiknya untuk memilih jenis reksadana pendapatan syariah. Jangka menengah akan memungkinkan modal berputar dalam waktu yang cukup demi mendapatkan keuntungan yang baik.

Sedangkan bagi sobat ukmsumut yang merasa modalnya cukup besar, dan ingin berinvestasi dalam jangka waktu panjang maka reksadana campuran syariah bisa sobat pilih. Untuk menjaga portofolio aset, reksadana saham syariah yang memungkinkan modal berputar lebih dari 5 tahun pasti menjadi dapat disobatlkan.

 

6. Membuka Akun Rekening

Sudah mempertimbangkan semua aspek yang dikatakan sebelumnya? Maka sobat hanya perlu membuka akun rekening reksa dana di berbagai penyedia layanan reksa dana syariah yang ada. Banyak sekali, cukup googling dan sobat akan menemukan berbagai produk yang ditawarkan baik secara online maupun offline.

Kunjungi situsnya, isi formulir pendaftaran, baca dan pahami persyaratannya secara seksama, cek kembali profil manajer investasi beserta sepak terjangnya, baca klausul mengenai resiko investasinya, siapkan dokumen yang diperlukan dan mulailah transfer duitnya untuk memulai investasi.

Selain itu bila sobat mengetahui, dalam waktu dekat akan ada produk obligasi syariah atau sukuk yang pasti halal menurut prinsip Islami. Untuk memesan dan membelinya, sobat bisa googling mengenai produk tersebut dan mempelajari tersebut.

Baca juga : 101 Peluang Bisnis Syariah yang Halal 

 

7.  Carilah Mentor Untuk Belajar Langsung

Walaupun belajar sendiri memang membuatmu lebih baik, namun kamu tetap harus mencari mentor untuk benar benar menguasai seluruh materi dan pengalaman tentang bagaimana seni untuk berinvestasi lewat reksadana. Karena nya kamu bisa mencari dosen atau orang yang kompeten, yang telah berpengalaman dalam dunia investasi reksadana.

Temui dia dan mintalah kamu untuk belajar darinya secara langsung. Walaupun mungkin kamu tidak bisa mendapatkannya secara gratis, tapi yang namanya ilmu harus benar benar digali lebih dalam lagi kalau kamu ingin benar benar total terjun dibidang investasi jenis ini.

 

8. Bentuk Kelompok Investasi Kecil

Kamu juga bisa membentuk kelompok investasi kecil yang terdiri dari teman temanmu yang berasal dari jurusan, fakultas atau bahkan kelas yang sama. Kelompok itu akan sangat membantu sebagai wadah bagi kalian untuk belajar, saling berbagi dan berdiskusi satu sama lainnya mengenai berinvestasi dalam bidang reksadana, saham atau bahkan forex atau trading mata uang asing

 

9. Membaca Buku dan Literasi

Walaupun dari awal sudah kami sarankan untuk belajar terlebih dahulu mengenai dunia investasi reksadana, saham dan juga forex, ada baiknya kamu juga tetap membeli buku fisik mengenai cara berinvestasi yang sehat dan menguntungkan. Ada banyak sekali bisa kamu dapatkan di toko buku seperti gramedia, dll.

 

10. Banyak Bersedekah

Nah ini memang tidak ada hubungannya dengan kegiatan teknis investasi. Namun ketika kamu sudah mulai mendapatkan keuntungan dari kegiatan investasi reksadana, saham atau forex mu, jangan lupa untuk membagikan sebagian dari masyarakat yang kurang mampu, karena itu juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial kita kepada mereka.

Baca juga : Peluang Bisnis Jualan Kuliner yang Perlu diCoba

 

Kata Penutup

Reksadana menjadi pilihan yang cukup aman untuk kamu yang cenderung baru di dunia saham, terlebih apabila profil resiko mu lebih mengedepankan rasa aman dan tidak ingin repot repot memantau kondisi harga saham setiap harinya. Karena reksa dana adalah untuk mereka yang lebih mempercayakan dana nya untuk dikelola bersama manajer investasi.

Sekianlah pembahasan kita mengenai Peluang Bisnis Investasi Reksa Dana Syariah Anti Riba kali ini semoga bisa membantu sobat dalam menemukan peluang investasi yang paling sesuai dengan prinsip islam. Semoga bermanfaat dan menjadi inspirasi buat teman teman sekalian. Silahkan share tulisan ini ke media sosial milik kalian, terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *