Perhitungan Bisnis Depot Air Isi Ulang dan Cara Mengembangkannya

Bagaimana cara memulai usaha depot air isi ulang? Apakah perhitungan bisnisnya bisa memberikan omset dan keuntungan yang besar? Semuanya, selamat datang kembali di website ukmsumut. Pada kesempatan kali ini kita akan membahas bisnis air minum, dimana sudah menjadi kebutuhan masyarakat perkotaan.

Ada berbagai pertanyaan yang sering diajukan oleh pemula, terkait mengenai cara pengembangan usaha ini. Sebenarnya mendirikan usaha depot air isi ulang tidaklah sulit. Namun juga membutuhkan modal yang cukup besar dan riset yang matang.

perhitungan bisnis depot air

Prospek nya cukup cerah. Tidak heran ada begitu banyak masyarakat yang menyukai membeli air isi ulang pada sebuah depot air, di toko atau warung dan sejenisnya. Orang orang melihat bahwa usaha air isi ulang ini hanya di anggap sebelah mata, padahal apabila dikelola dengan baik, bisa mendatangkan omset yang lumayan.

Baca juga : Tertarik Memulai Bisnis Hotel Kapsul? Berikut Tipsnya

Sebelum memulai usaha atau membangun depot air isi ulang, sebaiknya sobat ukmsumut terlebih dahulu menyimak uraian di bawah ini yang membahas meliputi strategi, prospek, modal, untung rugi, sasaran dan manfaatnya dari bisnis depot air isi ulang ini. Selengkapnya silahkan membaca dan scrool kebawah ya.

 

Prospek Depot Air Minum Isi Ulang

Peluang usaha air isi ulang yang semakin prospektif dapat dilihat dalam beberapa poin dibawah ini :

  1. Air minum merupakan suatu kebutuhan pokok yang dibutuhkan setiap waktu
  2. Terdapat banyak sektor tempat bekerja seperti kantor dan pabrik yang bermunculan, yang membutuhkan air minum sebagai suatu kebutuhan wajib bagi para pekerja
  3. Semakin banyak keluarga yang sangat peduli terhadap kualitas air minum yang akan mereka konsumsi
  4. Masyarakat sekarang terlalu sibuk dengan rutinitas, sehingga tidak memiliki waktu untuk menyiapkan air minum
  5. Bahan baku air minum semakin susah di dapat, karena sumber air telah dicemari dan tidak layak untuk di minum lagi

Adapun jenis usaha air isi ulang dalam 3 kelompok yaitu sebagai berikut :

Usaha air isi ulang skala biasa

Umumnya untuk usaha ini adalah air minum dalam galon tanpa merek yang belum terkenal, biasanya ada pada kabupaten atau kota kecil dengan target keluarga menengah kebawah. Untuk harganya berkisar antara Rp. 4.000 s.d Rp. 6.000

Usaha air skala RO (Reverse Osmosis)

Yaitu jenis air minum penyempurnaan dari air isi ulang biasa. Teknologi semiperneabel dinilai lebih canggih dapat menghasilkan air yang lebih higienis, tidak berasa, tidak berbau dan lebih sejuk. Umumnya untuk setiap penjualan di kenakan tarif Rp. 6.000 s.d 12.000

Usaha air mineral pakai Brand

Usaha ini targetnya adalah masyarakat menengah ke atas, bagian pengisian air dan semua perawatan galon dilakukan oleh pihak pabrik yang bersangkutan. Umumnya untuk harga yang dijual berkisar antara Rp. 12.000 s.d Rp. 18.000. Hal ini tergantung dari brand yang digunakan dan lokasi tempat penjualan.

Baca juga : Sebelum Memulai Bisnis Depot Air, Mari Buat Studi Kelayakan Bisnis Berikut Ini

 

Mengembangkan Bisnis Depot Air Isi Ulang

Mempersiapkan Modal

Modal yang kamu butuhkan terlebih dahulu disesuaikan dengan paket Depot air minum yang akan kamu beli tersebut. Untuk jumlah maksimal produksi inilah yang akan menentukan harga paket kamu itu.

Perlengkapan yang diperlukan atau menjadi inventaris usaha di awal adalah Paket Depot air minum lengkap, jumlah galon yang digunakan, transportasi pengantaran, biaya karyawan apabila memilih untuk menggunakan jasa orang lain dan hal –hal lain yang menurut kamu perlu untuk di tambahkan.

Menentukan Lokasi Strategis

Lokasi yang strategis menentukan keberhasilan kamu. Tidak hanya usaha air melainkan semua usaha, sangat penting melihat dari tempat penjualannya. Lokasi yang bagus adalah daerah yang lebih mementingkan ketersediaan air dengan harga stkamur menengah seperti halnya perumahan di tengah kota.

Mengurus Legalitas Usaha

Untuk membangun suatu usaha yang baik dan dipkamung bagus oleh pelanggan adalah dengan meminta izin kepada dinas kesehatan terlebih dahulu. Walaupun sering kali penyedia Depot akan membantu kamu dalam mengurus hal ini sebaiknya kamu harus siap juga untuk mengurusnya sendiri.

Belajar kepada Depot air yang berpengalaman

Jangan ragu untuk mulai bertanya kepada orang lain yang sudah lebih berpengalaman dari kamu. Dengan demikian kamu akan menerima banyak masukan untuk membangun usaha lebih baik lagi. Tentu saja, mereka akan memberi tahu cara menaikkan omset dengan menurunkan biaya atau pengeluaran juga.

Inilah dia informasi terupdate untuk kamu meliputi usaha di bidang air isi ulang. Pada bagian tersebut tentunya kita sudah diperlengkapi mulai dari biaya modal, produksi harian, perhitungan keuntungan, berbagai persiapan untuk membuka usaha menjanjikan ini, segmen yang jitu dan tepat, caranya berjualan atau melakukan promosi dan juga beberapa hal yang wajib untuk kamu lakukan agar produk air kamu semakin laris manis sesuai dengan keinginan kamu yang semula.

Kamu akan lebih percaya diri dalam memulai usaha air yang secara garis besar dapat memperoleh pendapatan mulai dari jutaan sampai puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Apakah sahabat ukmsumut akan memilih usaha isi ulang air yang biasa, RO atau reverse osmosis, usaha air bermerek seperti halnya Aqua, vit, cleo, minerale, aquades dan lain sebagainya. Hal ini di sesuaikan dengan minat, kecocokan dan bagaimana kamu menjalani prosesnya.

Baca juga : Buat Laporan Bisnis Depot Air Minumnya Disini

 

Perhitungan Bisnis Depot Air Isi Ulang

Modal awal

Mesin air isi ulang = Rp 5.000.000
Renovasi tempat = Rp 2.000.000
Galon kosong 20 @ Rp 25.000 = Rp 500.000
Sepeda motor second = Rp 4.000.000
Meja dan kursi kasir = Rp 500.000
Total modal awal = Rp 12.000.000

Biaya penyusutan (Biaya peralatan – Nilai residu : 4)

12.000.000 – 1.000 : 4 = 2.999.750

Biaya penyusutan per tahun sebesar 2.999.750 dan apabila dihitung per bulan menjadi 249.979

Biaya perlengkapan lain

Banner promosi = Rp 100.000
Tutup galon dan tisu = Rp 250.000
Beli paket internet untuk promosi online = Rp 50.000

Potensi Profit

Misalnya penjualan setiap hari adalah berkisar 40 galon dengan harga galon 4000, maka omsetnya setiap hari adalah 160.000 dan perbulan adalah 4.160.000 (26 hari kerja)

Dikurangi dengan biaya bulanan dari :

Listrik = Rp 200.000
Biaya perlengkapan = Rp 350.000
Biaya penyusutan peralatan = Rp 249.979
Lain-lain = Rp 100.000
Jumlah = Rp 899.979

Keuntungan Bersih

4.160.000 – 899.979 = 3.260.021

Ingat, analisa modal dan potensi keuntungan bisns depot air minum isi ulang seperti yang dideskripsikan diatas hanya sebagai perhitungan kasar semata, sebagai gambaran awal sebelum memulai usaha ini. Tentunya akan berbeda dengan kondisi dan modal yang kamu miliki.

 

Baca juga : Cara Membuat Business Plan Depot Air Isi Ulang

Semoga dengan membaca pembahasan bisnis terkait air minum isi ulang dari ukmsumut diatas, bisa membantu sobat dan menjadi referensi untuk memulai usaha ini di tempat tinggal masing masing. Jangan lupa share artikel ini, tekan tombol share dibawah dan bagikan di media sosial kalian, terimakasih.