Home » Bisnis » Analisa Usaha Kemiri dan Peluang Bisnisnya

Analisa Usaha Kemiri dan Peluang Bisnisnya

Bagaimana cara memulai usaha kemiri? Budidaya kemiri dan produksi minyak-nya adalah salah satu contoh usaha yang harus kamu coba. Karena ada banyak sekali manfaat dan keuntungan yang diraih dari budidaya dan jual beli kemiri.

Salah satunya sebagai eksportir kemiri, pengelolaan cangkang kemiri dan juga penjualan kemiri kupas yang tentunya sangat prospektif di lakukan di daerah. Kali ini ukmsumut akan membahas mengenai salah satu produk pertanian ini. Simak tips dan analisa bisnisnya dibawah ini.

Jual beli kemiri memang menjadi salah satu alternatif agribisnis yang patut dicoba. Harganya yang relatif mahal di pasar internasional membuat bahan baku ini menjadi incaran para produsen kelas global. Ada banyak penampung kemiri kupas juga kulit kemiri yang dimanfaatkan untuk berbagai industri.

Sebelum membahas tips memulai bisnis ini, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu mengenai kemiri secara singkat. Tanaman kemiri ini merupakan tanaman rempah yang memiliki pohon besar.

Kemiri tidak diketahui asal-usulnya namun persebaran tanaman kemiri dari dataran asia hingga polinesia. Tanaman kemiri memiliki ciri-ciri dengan bentuk buah berawarna hijau dan memiliki tempurung keras dengan warna kehitaman.

Membuat minyak kemiri tidaklah sulit. Ada banyak tutorialnya di internet. Minyak kemiri yang dihasilkan juga tergolong awet karena memiliki masa kadaluarsa hingga tiga tahun. Jadi kamu tidak perlu khawatir dengan penjualan nya.

Contoh Analisa Usaha Kemiri

Usaha pengolahan biji kemiri UKMSUMUT sebagai contoh, yang bahan bakunya diambil dari pengepul dengan harga sebesar Rp 3000 sampai Rp 5000/kg, biji kemiri yang diolah sebelum pengupasan cangkangnya, akan dijemur selama 1 hari

Setelah penjemuran biji kemiri dalam 1 hari, harus dalam kondisi kering dan tidak lembab, dan biji kemiri akan disimpan dalam freezer box selama 2 hari dikarenakan biji kemiri mudah dipecahkan untuk pengambilan isi nya.

Biji kemiri yang sudah dipecahkan dan diambil isi kemirinya dengan utuh yang akan dipasarkan dengan harga sebesar Rp 18.000/kg.

Total Biaya Tetap

Untuk biaya penyusutan peralatan pada usaha pengolahan biji kemiri dapat terlihat bahwa biaya peralatan yang paling besar yang harus dikeluarkan untuk menjalankan usaha pengolahan biji kemiri yaitu untuk biaya bangunan tempat mengolah biji kemiri yaitu sebesar Rp 51.000.000

Biaya terkecil adalah biaya untuk membeli ember sebesar Rp 50.000. jadi total biaya peralatan yang harus dikeluarkan untuk usaha pengolahan biji kemiri adalah Rp 71.850.000, dengan biaya penyusutan per bulan Rp 1.650.831.

  • Bangunan 1 Unit = Rp 51.000.000 (penyusutan per tahun) Rp 212.500
  • Freezer box 2 Unit = Rp 16.000.000 (penyusutan per tahun) Rp 133.333
  • Ember 5 Unit = Rp 250.000 (penyusutan per tahun) Rp 20.833
  • Timbangan 1 Unit = Rp 2.500.000 (penyusutan per tahun) Rp 20.833
  • Terpal 1 Meter =Rp 150.000 (penyusutan per tahun) Rp 25.000
  • Mesin pres/Jarum 1 Unit = Rp 300.000 (penyusutan per tahun) Rp 8.333
  • Kereta sorong 2 Unit = Rp 800.000 (penyusutan per tahun) Rp 13.333
  • Corong 2 Unit = Rp 400.000 (penyusutan per tahun) Rp 16.666
  • Tenaga kerja tetap 1 Orang Rp 1.200.000
  • Biaya Tetap = Rp 71.850.000
  • Biaya Penyusutan = Rp 1.650.831

Total Biaya Variabel

  • Kemiri 1500 Kg = Rp 7.500.000
  • Busa (palu) 6 Lembar = Rp 3.000
  • Karung 60 Karung = Rp 30.000
  • Rotan 1 Meter = Rp 15.000
  • Biaya tenaga kerja/kg 1500 kg = Rp 2.250.000
  • Biaya transportasi 1 bulan = Rp 300.000
  • Biaya listrik 1 bulan = Rp 200.000

Biaya Variabel = Rp 10.298.000

Total Penerimaan (Pandapatan Kotor)

Pengolahan Biji Kemiri 900 Kg per bulan dengan harga per kg nya adalah 18.000 = Rp 16.200.000

Total Keuntungan

Total Penerimaan Rp 16.200.000 – Total Biaya Rp 11.948.831 = Keuntungan Rp 4.251.169

Cara Memulai Bisnis Kemiri

Peluang usaha kemiri

Supaya bisa menambah nilai jual kemiri, Kamu bisa mengolahnya dan menjadikannya minyak kemiri. Minyak kemiri sering digunakan untuk perawatan rambut rusak sehingga memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Agar penggolahan minyak kemiri bisa dilakukan dengan cara mudah dan efektif maka Kamu bisa menggunakan mesin pemeras minyak.

Tidak hanya isinya saja, cangkang kemiri juga memiliki nilai jual yang menggiurkan. Ada banyak produk yang dihasilkan dari cangkang kemiri ini

Seperti misalnya yang paling mahal adalah mengolahnya menjadi briket arang kemiri. Hasil limbah pertanian ini disulap menjadi bahan bakar alternatif yang bisa dijadikan sumber penghasilan atau pendapatan.

Adapun langkah untuk memulai bisnis kemiri antara lain :

Pilih jenis bisnis kemiri yang akan kamu tekuni

Sebelum memulai, pilih terlebih dahulu konsep bisnis seperti apa yang akan kamu tekuni, apakah bisnis yang khusus berfokus dengan penjualan minyak kemiri

Atau kamu justru hanya fokus pada budidaya kemiri untuk menjual nya kembali dalam bentuk bahan baku yang siap di kirim ke produsen selanjutnya.

Memberikan nilai tambah pada produk kemiri kamu

Harga minyak kemiri di tingkat eceran mencapai Rp 70.000 per 100 gram (Rp 700.000 per kg). Minyak kemiri digunakan sebagai bahan kosmetik.

Oleh karena itu, kamu bisa mencoba memproduksi sendiri minyak kemiri kemudian melakukan packing untuk seterusnya dijual dengan brand milik kamu sendiri.

Biji kemiri bisa diolah menjadi minyak dan bungkil secara sederhana dengan peralatan yang relatif terjangkau oleh masyarakat.

Dengan modal yang relatif lebih murah, harga alat pengolah biji kemiri menjadi minyak, paling kecil Rp 2 juta dan yang besar mencapai Rp 600 juta per unit. Modal ini akan kembali seiring keuntungan yang didapat nantinya.

Memastikan suplier kemiri aman

Pasokan kemiri berasal dari petani kemiri yang menjual kembali bahan kemiri mentah kepada kamu. Oleh karena itu mendapatkan petani yang konsisten dan kredibel adalah mutlak diperlukan dalam memulai bisnis minyak kemiri ini.

Buah kemiri biasanya masih dijual dalam bentuk biji kupas dengan cangkang (kulit atau tempurung biji) terbuang sia-sia.

Padahal nilai tambah akan diperoleh apabila biji kemiri itu diolah menjadi minyak, ampasnya menjadi bungkil (tepung) kemiri, dan cangkangnya untuk karbon aktif. Inilah yang akan kamu manfaatkan untuk kemudian dijual kembali dengan harga relatif lebih tinggi.

Baca juga : Peluang Usaha Ternak Lele di Rumah

Kesimpulan

Demikianlah pembahasan mengenai Prospek Bisnis Kemiri kali ini, semoga bisa menginspirasi kamu untuk segera memulai bisnis dibidang pertanian ini.

Silahkan share artikel ini melalui media sosial agar bisa dibaca oleh orang lain, juga bookmart halamannya. Terimakasih telah berkunjung di ukmsumut.

Share on: